ilustrasi/net
ilustrasi/net
Menurut keterangan dari International Humanist and Ethical Union (IHEU) (Selasa, 24/6), pria bernama Mubarak Bala itu mengutarakan kepada kerabatnya bahwa ia tidak percaya pada Tuhan. Para kerabatnya segera memaksa Bala untuk menjalani perawatan mental, kendati dokter yang memeriksanya telah memastikan bahwa ia sehat.
Pria berusia 29 tahun itu segera dibawa ke dokter kedua oleh kerabatnya. Dokter tersebut menyebut bahwa atheisme yang diyakininya merupakan efek samping dari perubahan kepribadian.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
UPDATE
Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40
Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19
Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55
Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20
Senin, 19 Januari 2026 | 23:55
Senin, 19 Januari 2026 | 23:37
Senin, 19 Januari 2026 | 23:11
Senin, 19 Januari 2026 | 23:02
Senin, 19 Januari 2026 | 22:46