Berita

cnn

Dunia

Lontarkan Komentar Seksis, Anggota Parlemen Jepang Ini Minta Maaf

SELASA, 24 JUNI 2014 | 14:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang anggota parlemen pria di Jepang, Akihiro Suzuki memintaa maaf kepada rekan wanitanya sesama anggota parlemen Ayaka Shiomura karena telah melontarkan komentar seksis ketika ia tengah berpidato di Majelis Metropolitan Tokyo pekan lalu.

"Saya minta maaf dari lubuk hati saya karena menimbulkan sakit hati berat dan menyebabkan kesulitan untuk anggota parlemen Ayaka Shiomura, majelis serta masyarakat yang disebabkan oleh komentar saya, 'Mengapa anda tidak segera menikah'," kata Suzuki yang berasal dari partai mayoritas Liberal Democratic Party pada konferensi pers yang digelar di Tokyo, Senin (23/6).

Diketahui, Suzuki melontarkan komentar seksis tersebut ketika Shiomura tengah memberikan pidato untuk mendesak peningkatan dukungan publik bagi wanita hamil Jepang pekan lalu.


Suzuki mulanya membantah telah mengeluarkan kata-kata tak pantas tersebut. Namun pada akhirnya ia mengaku secara terbuka bahwa ia bersalah.

"Saya mengucapkan komentar dengan filosofi bahwa saya ingin orang-orang segera menikah di tengah angka kelahiran yang menurun dan pernikahan yang ditunda," katanya.

"Saya amat menyesal karena kurang pertimbangan atas orang-orang yang kesulitan menikah meskipun mereka berharap dapat segera melakukannya," sambung Suzuki.

Ia mengaku bahwa ia tidak bermaksud mencemarkan nama baik Shiomura.

Shimoura sendiri menerima permintaan maaf Shuzuki.

"Saya yakin bahwa ada orang lain selain Suzuki yang membuat komentar," katanya.

Insiden pekan lalu itu kembali menghidupkan perdebatan tentang seksisme di tempat kerja di Jepang.

Seperti dikabarkan CNN mengacu pada data statistik yang pernah dilansir Perdana Menteri Shinzo Abe, rata-rata wanita dibayar 30 persen lebih rendah dari laki-laki dengan pekerjaan yang sama.

Selain itu wanita juga hanya menduduki tiga persen dari posisi manajemen di pemerintahan pusat Jepang. Angka tersebut ditargetkan meningkat hingga 30 persen oleh pemerintah Abe pada Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya