Berita

jokowi

Sikap Jokowi Terkait Konflik Laut China Selatan Tak Tepat

SELASA, 24 JUNI 2014 | 12:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Presiden Joko Widodo tampaknya akan bersikap pasif dan tidak peduli dengan konflik yang ada di Laut China Selatan.

"Sikap dan kebijakan LN (luar negeri) yang akan diambil Jokowi ini tidak tepat jika dirujukkan pada konsep politik bebas aktif dan mewujudkan perdamaian dunia," ujar Direktur Indo Strategis, Andar Nubowo, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 24/6).

Apalagi Indonesia sebagai pilar penting dalam ASEAN plus Jepang, China, dan Korea Selatan. Indonesia juga menjadi anggota Masyarakat Ekonomi ASEAN yang efektif berlaku 2015 mendatang.


"Tentu, jika Indonesia bersikap pasif, posisi dan peran strategis Indonesia dalam konteks kawasan akan dipertanyakan," tandas dosen FISIP UIN Jakarta jebolan Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales (EHESS) Paris Perancis ini.  

Isu isu konflik Laut China Selatan menjadi pembahasan dalam Debat Capres III Minggu malam lalu. Saat itu, Prabowo Subianto menanyakan sikap Jokowi soal konflik yang sempat memanas antara China dengan negara-negara lain di kawasan tersebut.

"Ini adalah urusan negara lain dengan negara yang lain. Tapi perlu kita amati, cek apakah kita mempunyai sebuah konflik? Kalau kita yakin punya hubungan, kita selesaikan masalah itu. Tapi kalau enggak punya, lebih baik tidak usah ikut campur," tutur Jokowi. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya