Berita

akil mochtar

Kesal, Akil Minta Sekalian Status Kewarganegaraannya Dicabut

SENIN, 23 JUNI 2014 | 23:10 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk mencabut statusnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Permintaan itu disampaikan Akil saat membacakan pledoi pribadinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin petang (23/6).

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta majelis menghukum seumur hidup dan mancabut haknya dalam pemilu. Akil menyatakan, dia lebih senang jika majelis mencabut statusnya sebagai WNI ketimbang harus kelilangan hak-hak sipilnya.


"Sesungguhnya saya ingin bukan hanya dijatuhkan pencabutan hak memilih dan dipilih. Tapi juga dijatuhkan hak kewarganegaraan saya sebagai WNI. Karena sesunguhnya dengan hukuman tambahan ini, saya tidak punya arti apa-apa sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Jadi, saya juga meminta agar saya divonis kewarganegaraan saya sebagai WNI dicabut," terangnya.

Walau begitu, Akil tetap melontarkan sendirian. Dia bilang, pidana tambahan pencabutan hak-hak tertentu, temasuk hak memilih dan dipilih merupakan hukuman peninggalan kolonial yang tidak sesuai dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

"Karena mematikan hak-hak sipil warga negara yang dijamin Pasal 28 b ayat 1 UUD 1945," tandasnya menambahkan. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya