Berita

prabowo subianto

Prabowo Percayakan Urusan Saksi Pilpres ke PKS

SENIN, 23 JUNI 2014 | 20:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Keadilan Sejahtera diberi kepercayaan untuk mengkoordinir saksi Prabowo-Hatta pada Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. PKB termasuk partai Koalisi Merah Putih bersama Gerindra, Golkar, PAN, PPP dan PBB.

"Tim ini sengaja diberikan kepada PKS karena kita tahu PKS itu kader-kadernya orang-orang pilihan, dan ini amanah dari koalisi bahwa PKS akan mengawal kemenangan ini," ujar - Ketua Tim Kampanye Nasional (Timkamnas) Prabowo-Hatta, Mahfud MD, saat menyampaikan sambutan dalam acara Konsolidasi Nasional Koodinator Saksi Prabowo-Hatta di Jakarta Senin, (23/6).

Mahfud menambahkan bahwa Prabowo yang secara langsung mempercayakan urusan saksi pada 9 Juli nanti kepada PKS. "Percayakan saja kepada PKS," ungkap mantan Ketua MK ini mengulang pesan dari Prabowo.


Dalam kesempatan itu, Mahfud mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo-Hatta terus naik hanya dalam waktu 3 pekan. "Adalah tugas para saksi untuk mengawal pemenangan dan kemenangan psikologis dan prediktif ini di tanggal 9 Juli nanti," ujarnya.

Dalam acara pelatihan tersebut, sebanyak 1.200 koordinator saksi tingkat Kabupaten dan Kota dari 511 Kabupaten/Kota yang berada di 34 Provinsi se-Indonesia berkumpul untuk mendapatkan arahan teknis mengawal suara di Pilpres 9 Juli mendatang. Prabowo Subianto memberikan arahan pada acara tersebut pada Senin (23/6) malam.

Direktur Saksi dan Advokasi Jazuli Juwaeni menyatakan, PKS memang mendapatkan amanah dalam mengawal saksi karena partai-partai koalisi merah putih mengetahui kader-kader PKS sangat tangguh dalam mengawal suara di ajang Pemilu, baik legislatif, Kepala Daerah maupun Pemilihan Presiden sebelumnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya