Berita

FOTO:DOK

Olahraga

EO Equestrian Indonesia Tak Mau Dilarut Polemik

SENIN, 23 JUNI 2014 | 17:09 WIB | LAPORAN:

Event Organizer (EO) Equestrian Indonesia mengenyampingkan polemik cabang equestrian di Indonesia dengan maju terus menggelar kejuaraan-kejuaraan equestrian yang berkelas. Langkah itu didasari cinta dan keinginan tulus untuk memacu peningkatan dan pembinaan olahraga equestrian Indonesia.

Rafiq Radinal, salah satu penggagas EO Equestrian Indonesia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin menjadikan polemik itu sebagai kendala dalam menjalankan program EO Equestrian Indonesia. Menurutnya, memajukan equestrian Indonesia adalah lebih penting daripada terus memicu polemik.

Ia yakin suatu saat polemik itu pasti ada muaranya. Dan ia juga meyakini bila seluruh masyarakat equestrian bersatu, seperti yang sekarang terjadi dalam wadah EO Equestrian Indonesia, akan ketahuan siapa yang benar dan siapa yang salah.


"Anda lihat di Nusantara Equestrian Championship 2014 ini, semua tergambar dengan sangat indah. Seluruh atlet potensial Indonesia bisa saling berkompetisi untuk memacu prestasi. Kami yakin bila kondisi ini terus terjadi, kemajuan dan prestasi tinggi equestrian Indonesia bakal menjadi kenyataan," ujar Rafiq di sela-sela kejuaraan Nusantara Equestrian Championship 2014 di Balaturangga Denkavkud Pussenkav Kodiklat TNI AD, Parongpong, Lembang, Jawa Barat, Minggu (22/6).

Rafiq melanjutkan, EO Equestrian Indonesia juga siap bekerja sama federasi nasional dan internasional dalam menyiapkan atlet equestrian Indonesia untuk event-event internasional.

"Tentu saja kami siap bekerja sama. Intinya tugas kami adalah melakukan pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet equestrian Indonesia," tambahnya.

Terkait persiapan atlet equstrian Indonesia ke Asian Games 2014, Rafiq enggan berkomentar banyak. Menurutnya, urusan Asian Games itu di luar jangkauannya.

"Target kami jangka panjang. Mungkin untuk Asian Games 2015 atau event-event internasional lainnya tahun depan. Tentu saja kami harus koordinasi dengan federasi nasional untuk melakukan hal itu," imbuh Rafiq yang juga bos Arthayasa Stable itu.

Sementara itu dua rider asal Bekasi, Ferry Sudarmadi dan Brayen-Brata Coolen mendominasi kelas show jumping 110-115 kejuaraan equestrian yang menjadi ajang Pra Porda Jabar 2014 di Denkavkud Pussenkav Kodiklat TNI AD, Parongpong, Lembang, Jawa Barat. Kejuaraan itu juga menjadi bagian dari kejuaraan Nusantara Equestrian Championship 2014. Kejuaraan itu digelar oleh Denkavkud Pussenkav Kodiklat TNI AD bekerja sama dengan EO Equestrian Indonesia.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya