Peserta pendidikan dasar Chandradimuka XV organisasi pemuda pegiat alam bebas Top Ranger And Mountain Pathfinder (TRAMP), hari ini mulai memasuki kawasan Taman Nasional Halimun Gunung Salak, di ketinggian 842 mdpl.
"Hari ini mereka berlatih menangkap ular, Jungle Survival dan sore nanti aplikasi peta kompas, ke puncak Gunung Salak 1 selama tiga malam," jelas Ketua Umum TRAMP, Hendrata Yudha, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat yang lalu, Senin, (23/6).
Setelah itu, mereka akan melakukan aplikasi panjat tebing di Ciampea, Bogor, Jawa Barat, yang semuanya dimaksudkan untuk melatih kemampuan hidup di alam bebas bagi anggota TRAMP. Pendidikan dasar pencinta alam ini titik beratnya adalah melatih mental dan fisik.
"Alam mengajarkan peserta untuk selalu waspada dan bersikap bijak, agar manusia hidup dan menghormati kehidupan di alam. Bagaimanapun, alam beserta isinya adalah sekolah yang baik bagi pembinaan watak manusia," tegas Hendrata Yudha.
Saat ini kondisi seluruh peserta baik pria dan wanita, masih dalam keadaan semangat dan sehat kendati telah melalui pelatihan yang berat dan melelahkan. Seluruh peserta masih mampu mengikuti tahapan-tahapan pelatihan yang akan diberikan para instruktur TRAMP.
[ald]