Berita

irwan prayitno/net

Politik

Irwan Prayitno: Kita Mencari Presiden, Bukan Dirjen !

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 22:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pilpres 2014 merupakan momen penting untuk menentukan arah pembangunan ke depan. Untuk bisa mengatasi tantangan kedepan yang kian komplek, baik skala nasional, regional dan global, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu berfikir strategis, tegas, cerdas dan berjiwa negarawan.

"Kita butuh pemimpin yang bukan pandai memoles citra, melakukan hal-hal kecil, namun membesar-besarkannya," ujar Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa Provinsi Sumatera Barat, Prof Dr Irwan Prayitno, dalam kampanye di Menara Jam Gadang, Bukittinggi, Kamis (19/6).

"Indonesia adalah negara besar, tantangannya juga besar, maka kita butuh pemimpin dengan visi besar. Tak boleh kita memilih pemimpin yang hanya berfikir teknis semata, karena hal-hal semacam itu sebenarnya bisa dilakukan bawahannya. Kita memilih presiden, bukan dirjen," sambung Gubernur Sumbar ini.


Irwan menyesalkan sikap capres Jokowi membangga-banggakan kebijakan berbagai program dengan "kartu" yang dibuatnya di Jakarta. Pasalnya hal semacam itu sudah dilakukan sebagian besar bupati, walikota dan gubernur.

"Bukan barang baru, semua daerah sudah ada kartu kesehatan gratis dan sekolah gratis, bahkan ada yang sudah sampai SMA," kata Irwan menyindir rencana  Capres Joko Widodo menggunakan kebijakan berbagai kartu sebagai program andalannya saat nantinya terpilih sebagai presiden. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya