Berita

Chatib Basri

Bisnis

Jumlah Pegawai Minim, Target Setoran Pajak Perlu Diamankan

Menteri Keuangan Peringatkan Fuad Rahmany
RABU, 18 JUNI 2014 | 08:57 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Fuad Rah­many tidak lagi menjadikan ke­kurangan pegawai pajak se­bagai alasan untuk tidak men­capai target penerimaan pajak.

“Tidak bisa mengeluh pene­rimaan pajak tidak bisa me­ning­kat karena jumlah tenaga kerja tidak cukup,” tegas Chatib seusai me­lantik pejabat eselon II Ke­menterian Keuangan, kemarin.

Menurut dia, target penerimaan pajak tetap harus dicapai, apakah dengan efisiensi, atau disiplin kerja, atau juga dengan mengu­rangi kebocoran. “Karena kita tahu, tidak mung­kin menambah aparat empat kali lipat dalam waktu setahun,” ujarnya.


Dia berharap, dengan jumlah apa­rat pajak yang ada sekarang, Ditjen Pajak mesti memikirkan apa yang bisa dilakukan. Dia menginginkan adanya inovasi dan pemikiran. Target setoran pajak di atas Rp 1.102 triliun mesti tetap aman.

Chatib mengatakan, ada sektor potensial pajak yang tidak tersentuh dan justru menurun, yakni wajib pajak (WP) orang pribadi. Itu harus mulai digali lan­taran sektor unggulan pene­riman pajak saat ini tengah lesu, yakni sektor seperti tambang dan ko­moditas.

“Situasi dunia yang baik tidak bersama kita. Trend penurunan harga tambang dan komoditas diprediksi terus berlanjut. Jika pajak bergantung pada sektor ini penerimaan pajak akan terus turun,” jelasnya.

Menurut Chatib, perlu tero­bo­san dengan mengembangkan fak­tor lain yang belum tergarap mak­simal. Contohnya, beberapa ko­moditi yang tumbuh tinggi yaitu sektor properti, keuangan, jasa, tansportasi dan komunikasi.

Untuk itu, diperlukan langkah dan terobosan. Sektor yang selama ini praktis walaupun sudah digarap tetapi tidak bisa digarap secara penuh menjadi suatu yang penting.

Ia mengharapkan, optimalisasi pe­nerimaan negara atau pajak bisa dilakukan dengan kerja keras dan disiplin.

Sementara itu, Direktur Jen­deral (Dirjen) Pajak Fuad Rach­many menegaskan, pajak saat ini merupakan sumber peng­hasilan negara yang paling besar. Tercatat, 75 persen pemasukan ne­gara datang dari sektor pajak.

Permasalahan pajak saat ini, sambung bekas Kepala Bap­pe­­pam ini, terletak di tingkat kepa­tuhan terhadap pajak yang ren­dah. Untuk itu, ini mem­butuhkan du­kungan negara dan pemerintah un­tuk menanggulanginya.

Ia berharap, seluruh pihak me­mikirkan bagaimana pendapatan dan kepatuhan terhadap pajak semakin tinggi.

“Itu dana pembangunan infra­struktur dan pengurangan kemis­ki­nan uangnya dari mana, kan se­mua butuh dana,” ujar Fuad. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya