Berita

Politik

PILPRES 2014

Relawan Sesumbar Jokowi-JK Akan Makmurkan Rakyat, Bukan Penguasa

SELASA, 17 JUNI 2014 | 22:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Kelompok masyarakat dari kalangan aktivis, pelajar dan birokrat mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan capres-cawapres  Jokowi-JK. Kelompok masyarakat ini  menamakan dirinya sebagai Sahabat Menangkan Jokowi-JK (STMJ).

"Kami akan mengawal kemenangan Jokowi-JK dalam pemilihan presiden 9 Juli," cetus Ketua Harian STMJ, Ahmad Sahal Maemun (Selasa, 17/6).
 
Sahal mengatakan pilihan untuk mendukung Jokowi-JK dilakukan oleh STMJ atas dasar pertimbangan rasional. Kata dia, pemimpin harus punya rekam jejak yang bagus, karakter memimpin yang baik, dan merakyat. Dan itu ada pada sosok Jokowi-JK.


"Anggota STMJ akan menggunakan segala daya dan potensi untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK, dan bersama-sama dengan elemen masyarakat untuk bersinergi menjadikan pasangan ini sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2014-2019," katanya.

Sahal mengatakan, selama masa kampanye anggota STMJ yang tersebar di wilayah Indonesia akan mengawal dan melakukan kampanye kerakyatan dengan santun dan tanpa black campaign. Menurut dia, hal ini dilakukan untuk memberikan pendidikan politik kepada seluruh elemen masyarakat, bahwa kekuasaan bukan tujuan tapi adalah alat untuk melakukan pengabdian kepada negara secara maksimal.

"Kekuasaan adalah amanat yang dieemban untuk memberikan kemaslahatan bagi rakyat," ujarnya.

Sahal sesumbar pasangan Jokowi-JK akan mampu membawa bangsa Indonesia  menjadi negara yang adil makmur dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukan keadilan bagi para penguasa ataupun golongan tertentu.

"Pasangan Jokowi-JK akan mampu membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan kemakmuran penguasa, pemburu rente, kelompok maupun golongan tertentu," pungkasnya. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya