Berita

Politik

Menangkan Jokowi-JK, Relawan Buruh Keliling Indonesia Lakukan Serangan Darat

SELASA, 17 JUNI 2014 | 18:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Relawan Buruh Sahabat Jokowi (RBSJ) meyakini mampu meraup suara hingga 5 juta buruh bagi Jokowi-JK dalam pilpres 9 Juli mendatang.

Koordinator Nasional RBSJ, Andi Gani Nena Wea, mengatakan pihaknya akan melakukan 'serangan darat', salah satunya yaitu menyebarkan leaflet sebanyak 2,8 juta lembar kepada masyarakat umum secara door to door untuk menjaring suara.

"Leaflet berisi berbagai program yang tercantum dalam visi-misi Jokowi-JK saat mendaftar di KPU," kata Andi dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Selasa, 17/6).


RBSJ diinisiasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia  (KSBSI). RBSJ saat ini memiliki anggota lebih dari 10 juta buruh dan pekerja dari Aceh hingga Papua.

Andi yang juga Presiden KSPSI mengatakan, strategi menyebarkan leaflet sebagai bentuk sosialisasi mendulang suara bagi pasangan Jokowi-JK. Selain itu, leaflet juga digunakan untuk menangkal serangan kampanye hitam yang terus menerus menerpa pasangan Jokowi-JK.

"Serangan darat ini kami lakukan karena tidak memiliki media untuk serangan udara. Dengan jaringan buruh yang militan dan loyal, penyebaran leaflet akan efektif untuk memenangkan Jokowi-JK," katanya.

Selain menyebarkan leaflet, masih kata Andi, pihaknya terus melakukan konsolidasi dan sosialisasi hingga tingkat pengurus unit kerja di pabrik-pabrik. Menurutnya, relawan akan menggelar konsolidasi akbar yang dimulai dari Solo, Jawa Tengah pada 19 Juni. Kemudian, Tangerang, Jawa Barat, Medan, Lampung, Bengkulu, Yogyakarta, Ambon, Makassar, Bali, Palembang hingga Papua.

"Relawan akan mengawal dan mengawasi jalannya Pilpres di tiap TPS terutama di kawasan industri. Relawan buruh akan mengcover 40 persen dari seluruh TPS di Indonesia," demikian Andi.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya