Berita

Politik

Mahfud MD: Prabowo Memang Tak Mau Menjebak Jokowi

SELASA, 17 JUNI 2014 | 17:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta, Mahfud MD, memastikan sejak awal Prabowo tak mau melayangkan pertanyaan teknis dengan istilah dan singkatan yang tidak spesisifk kepada Jokowi.

Menurut dia, sebelum debat berlangsung, Prabowo mengatakan kepada timnya hanya mau menanyakan hal-hal yang dapat dimengerti semua orang. Bukan istilah khusus yang sulit dimengerti seperti yang dilakukan Jokowi terhadap Prabowo.

Jokowi misalnya menananyakan soal DAU, DAK, dan TPID dengan pertanyaan yang singkat.
 

 
"Pak Prabowo memang memilih mengajukan pertanyaan yang mudah dipahami," kata Mahfud kepada wartawan (Selasa, 17/6).
 
Dikatakan Mahfud, saat diskusi dengan Prabowo sebelum debat digelar, dirinya mengusulkan agar menanyakan kepada Jokowi soal trickle down effect, gini ratio, spill over, dan lain-lain untuk mengetahui penguasaan konsep ekonomi gubernur DKI nonaktif tersebut. Tapi, menurut Mahfud, usulnya tidak disetujui Prabowo.

"Pak Prabowo hanya mau bertanya pada hal-hal yang pasti dimengerti oleh Jokowi dan rakyat agar publik bisa mengetahui pemikiran lawannya itu. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai secara objektif kedua kandidat," katanya.

Meski begitu Mahfud tidak mau berpikir negatif terkait pemilihan pertanyaan yang dilakukan Jokowi.

"Mungkin itu strategi dari tim mereka ya, nanya yang teknis-teknis agar tak bisa dijawab," demikian Mahfud.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya