Berita

Politik

Prabowo Bocor, Jokowi Parah

SENIN, 16 JUNI 2014 | 21:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Istilah TPID menjadi buah bibir usai debat capres kedua digelar kemarin malam. Di dunia maya, istilah TPID jadi tranding topic. Hastag #TPID, misalnya, paling tidak menjadi penguasa di tending topic bagi pengguna twitter.

Prabowo Subianto sempat kebingungan dengan akronim TPID. Awalnya Jokowi bertanya kepada Prabowo bagaimana cara meningkatkan peran TPID. Tak langsung menjawab, Prabowo bertanya balik kepada Jokowi apa singkatan TPID. Jokowi menyahut dengan menyebut TPID singkatan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

Atas ketidaktahuannya itu, Prabowo jadi bulan-bulanan para pendukung Jokowi. Mereka menyayangkan sebagai capres tak kenal istilah TPID. "TPID, bocorrrrrrr!!!," sindir politisi PDIP Zuhairi Misrawi dalam akun @zuhairimisrawi.


Akun @_azza menyebut ketidaktahuan Prabowo menjadikan panggung debat yang digelar KPU sepenuhnya milik Jokowi. "Ahey. Nggak tau TPID Pak Prabowonya. Habis sudah Prabowo. Kalah Telak!"

"Ngakak ...Hatta Rajasa Koordinator TPID, Tapi Prabowo Tidak Tahu TPID," kata pendukung Jokowi lainnya, Jokowi for All di akun @Jokowi4all.

Aktivis yang mendukung Jokowi, Fadjroel Rachman tak bisa menahan tawa karena Prabowo tak tahu singkatan TPID. "Hehe wowo tak paham TPID, jawabannya ngawur saja yg penting percaya diri," katanya dalam akun @fadjroeL.

"Ane menyayangkan om wowo selalu blunder, kalau begitu ane menilai 2-0 buat om wiwi," kata kaskuser wakatepe.

Sebaliknya, bagi kubu sebelah, pertanyaan soal TPID justru merendahkan Jokowi sebagai capres. Anggota Timses Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah menyebut dengan pertanyaan tersebut Jokowi telah merubah debat capres menjadi cerdas cermat tingkat SD.

"Ngomong2 soal TPID, saya teringat waktu SD. Kalau cerdas cermat SD saya dulu bertanya soal terminologi yg masyhur. Jokowi tanya TPID" katanya dalam  akun @Fahrihamzah.

Politisi Demokrat Ulil Abshar Abdalla melihat, pertanyaan soal TPID sengaja dilontarkan Jokowi untuk menjebak Prabowo. "Bertanya soal TPID tanpa diberikan konteks dan penjelasan. Kurang etis," kata Ulil dalam akun @ulil.

Bagi Ragilnugroho1, Jokowi tak layak melempar pertanyaan soal TPID. "Masak pertanyaan semacam TPID ditanyakan. Sekalian saja CBSA," katanya dalam akun @ragilnugroho1.

Kecaman terhadap Jokowi makin banyak dikemukakan setelah sejumlah portal online dan sosmed menyebut singkatan TPID yang disampaikan Jokowi ternyata salah. Jokowi menyebut TPID singkatan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah padahal yang benar, sebagaimana ditulis dalam situs resmi Bank Indonesia, singkatan dari Tim Pemantau dan Pengendalian Inflasi Daerah.

Para pendukung lain lebih tak mengira bisa-bisanya Jokowi salah menyebut singkatan TPID padahal dia sendiri yang bertanya. "Padahal udah pake kertas contekkan, tetap aja salah ya," kata kaskuser max_ikbal, merujuk pada saat debat Jokowi membawa contekan.

Kaskuser dengan akun victimofgip21 tak habis pikir dengan pembelaan para pendukung Jokowi. Mereka sangat semangat membela jagoannya dengan membabibuta padahal hal itu sama saja membela kesalahan. "Pendukung fanatik selalu membutakan mata,"  katanya. [dem] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya