Berita

Olahraga

30 Tim Softball Bersaing Masuk Seleksi Kejuaraan Asia Cup

SENIN, 16 JUNI 2014 | 09:55 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 30 tim sofball dari 13 provinsi bersaing di Kejurnas Softball yang berlangsung di lapangan Softball Senayan, Jakarta, 14-20 Juni. Ajang ini dijadikan seleksi untuk kejuaran Asia Cup dan kualifikasi kejuaraan dunia di Filipina.

"Setelah 11 tahun vakum, kami akhirnya kembali menggelar kejurnas Softball. Kami sempat pesimis ajang ini tidak disambut baik oleh pengrov, tapi di luar dugaan ternyata mereka sangat antuasias," ujar Ketum PP Perbasasi  Jakarta, Syahrir Munawir.

Dia menambahkan, bagi PB Perbasasi ajang ini bertujuan untuk menyeleksi pemain tim softball yang akan tampil kejuaraan Asia Cup dan kualifikasi kejuaraan dunia softball di Filipina November mendatang. Sementara untuk Pengrov, kejurnas ini sebagai ajang untuk persiapan PON 2016 di Jawa Barat.


"Awalnya ada 14 pengrov yang ambil bagian di kejurnas ini, tapi sayang Papua batal hadir karena kesulitan keuangan. Kami aui, olahraga ini memang olahraga yang cukup mahal," jelas Syarir Munawir.

Pelatih timnas Softball, Syaiful Amri mengemukakan, di kejurnas ada 18 atlet timnas softball akan bermain untuk membela daerahnya masing-masing. Mereka akan terus dipantau apakah permainnya mengalami peningkatan atau tidak selama di pelatnas.

"Di Kejurnas kami akan melihat pemain yang mungkin belum terpantau tapi kualitasnya bagus. Agustus nanti, setelah dari Singapura akan ada promosi degradasi. Penilaiannya dari kejurnas dan turnamen softball ASEAN di Singapura itu. Jumlah pemain yang terdegradasi nanti antara satu sampai tiga," ujar Amri.

Sementara koordinator olahraga Permainan Satlak Prima Mimi Irawan menyambut baik digelarnya Kejurnas softball yang telah 11 tahun vakum.  Dia sendiri berharap agar tim softball mempersiapkan tim dengan baik agar dapat meraih medali emas di SEA Games 2015 di Singapura.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya