Berita

net

Dunia

AS Perlu Waktu, Pertimbangkan Bantuan Bagi Irak

SABTU, 14 JUNI 2014 | 14:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut, pihaknya butuh waktu beberapa hari sebelum memutuskan tindakan apa yang akan diambil untuk mengambil alih sejumlah wilayah di Irak yang telah diduduki oleh kelompok pemberontak, Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL).

Ia menyebut, ISIL merupakan kelompok yang berbahaya bukan hanya bagi Irak dan masyarakatnya tapi juga bagi kepentingan Amerika Serikat.

"Amerika Serikat akan melakukan bagian kami, namun memahami bahwa pada akhirnya semua kembali kpada Irak sebagai bangsa yang berdaulat untuk menyelesaikan masalah mereka," sambungnya.


Obama juga menyebut, Irak memerlukan dukungan tambahan demi meningkatkan kemampuan pasukan keamanannya.

Untuk diketahui, sejak awal pekan ini, kelompok ISIL telah menduduki dua kota di Irak, yakni Mosul dan Tikrit. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya