Berita

ilustrasi/net

Dunia

Konflik di Irak Lambungkan Harga Minyak Global

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 14:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Konflik yang terjadi di Irak berikan pengaruh pada kenaikan harga minyak dunia.

Harga minyak saat ini naik ke level tertinggi sejak sembilan bulan terakhir sebagai akibat dari kekhawatiran global atas permasalahan di Irak dapat mempengaruhi pasokan global.

Minyak mentah brent naik sebesar tiga persen menjadi 113,27 dolar AS per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS naik lebih dari 2 persen menjadi 106,71 dolar AS per barel. Harga tersebut merupakan harga tertinggi yang pernah dicapai sejak September tahun lalu.


Diketahui Irak merupakan produsen minyak terbesar kedua dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak atau OPEC.

Irak saat ini tengah mengalami konflik internal setelah kelompok militan yang berasal dari Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL) menduduki dua kota di Irak yakni Mosul dan Tikrit awal pekan ini.

Amerika Serikat telah mengeluarkan pernyataan untuk membantu pemerintah Irak dengan semua opsi yang ada.

"Bila konflik ini menggeser Irak sebagai eksportir, itu akan memberikan dampak yang signifikan terhadap harga," kata seorang pakar perdagangan dari Jefferies Bache, Christopher Bellew seperti dilansir BBC (Jumat, 13/6).

Permasalahan dalam negeri Irak tersebut, sambungnya, juga memberikan dampak negatif pada pasar saham global.

Saham AS merosot pada Kamis (12/6) dam indeks saham utama di Asia juga melemah pada awal perdagangan hari ini.

Untuk diketahui, Timur Tengah merupakan salah satu wilayah produksi minyak terbesar di dunia. Oleh karena itu, ketakutan akan menyebarnya konflik yang terjadi di Irak turut memberikan dampak pada perkembangan harga minyak dunia. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya