Berita

Adhie M Massardi

TEBAS PIALA DUNIA

Bola Menggelinding di Tengah Pilpres

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 11:45 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI*

PELUIT dimulainya turnamen sepakbola paling dinanti umat manusia penggila bola di muka bumi sudah ditiup Yuiichi Nishimura, dini hari tadi. Wasit berkebangsaan Jepang itu dipercaya FIFA memimpin pertandingan pembuka Piala Dunia 2014 Brasil di Sao Paolo, yang menyajikan partai Brasil vs Kroasia.
 
Meskipun dugaan banyak orang benar belaka, Brasil sukses melibas Kroasia 3-1, tapi pertandingan timnas dari benua berbeda itu tetap menegangkan karena ternyata Brasil kebobolan lebih dulu oleh gol bunuh diri Marcelo. Tapi toh tetap enak ditonton: indah, liat, dan penampilan Neymar yang memproduksi dua gol membuatnya jadi spektakuler.
 
Pergelaran Piala Dunia kali ini bagi kebanyakan orang (penyuka bola) di Indonesia bagaikan pucuk dicinta ulam tiba. Tapat di saat pertarungan dua pasang kandidat capres-cawapres dalam pilpres 2014 mencapai titik paling menjemukan.
 

 
Kedua pasangan capres-cawapres (No 1 dan No 2) yang tak perlu ditulis namanya itu, menurut saya, tidak menjanjikan sesuatu yang enak ditonton. Alih-alih mengajak kita mengajak kita ke masa depan yang mereka gagas, rakyat malah diseret ke masa lalu yang hiruk-pikuk oleh politik yang buruk.
 
Tak ada pertarungan gagasan yang cerdas. Memang ada janji-janji membawa bangsa kita ke alam kesejahteraan. Tapi bagaimana mungkin hal itu jadi kenyataan bila sampai detik ini kita tak tahu, skuad (kabinet) macam apa yang akan mereka bentuk.
 
Sebab setiap kursi kabinet niscaya akan diperdagangkan dengan transaksi model pedagang Tanah Abang. Sebab partai-partai yang mengusung mereka pasti bukan hanya butuh kekuasaan, tapi juga fulus. Belum lagi bagi yang sudah membayar di muka, karena para kandidat itu perlu bayar iklan di televisi yangmahal itu.
 
Jadi memang lebih mudah membayangkan Brasil bakal menjuarai Piala Dunia 2014 ketimbang membayangkan kesejahteraan rakyat Indonesia di bawah pemerintahan baru, siapa pun pemenang pilpres 2014. Soalnya, seperti kata bait lagu Jawa ciptaan Nomo Koeswoyo: jas buka iket blangkon, sama juga sami mawon!
 
Seharusnya kedua pasangan calon capres-cawapres itu meniru pelatih Luiz Felipe Scolari yang menjanjikan kemenangan bagi timnas Brasil. Scolari membentuk skuad profesional yang sudah teruji kualitas dan integritasnya: Dani Alves, hiago Silva, David Luiz, Neymar, dll.
 
Sedangkan capres-cawapres kita, baru akan membentuk skuadnya kalau sudah memenangi pilpres. Tapi formatur kabinetnya adalah para ketua partai karena capres-cawapres di Indonesia juga disebut: pekerja partai!
 
Jadi memang kasihan para pendukung capres-cawapres yang bergerak sangat militan dan partisan, sampai-sampai menarik garis bermusuhan dengan teman-temannya yang berbeda pilihan capres-cawapres.
 
Mending kalau mereka dibayar. Tapi kebanyakan mereka mengaku relawan. Ingin mendukung capres-cawapres yang di mata mereka tampak bersih, padahal di belakang mereka, lewat pintu-pintu pimpinan partai, terjadi transaksi gila-gilaan.
 
Sungguh menyedihkan nasib kita, dan terutama mereka, para relawan itu! [***]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya