Berita

Politik

PILPRES 2014

Fahri Hamzah: Jangan Terburu-buru, Harusnya Kapolri Investigasi Dulu

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 00:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pernyataan Kapolri Jenderal Sutarman terkait pertemuan Kepala Lemdikpol Komjen Budi Gunawan dengan tim sukses Jokowi-JK  Trimedya Panjaitan dan Komisioner KPU Hadar Gumay di Sate Khas Senayan, Menteng, Jakarta pada Sabtu (7/6) malam disesalkan banyak kalangan.

Anggota Timses Prabowo-Hatta Fahri Hamzah misalnya, menilai Kapolri semestinya tidak buru-buru menyimpulkan pertemuan tersebut bukan sebagai pertemuan politik dan tidak melanggar aturan.

"Urusan apa Kapolri bicara seperti itu. Harusnya investigasi dulu," kata Fahri kepada media tadi malam (Kamis, 12/6).


Fahri menyesalkan ketidakadilan perlakuan yang diterima Komjen Budi Gunawan dengan anggota Babinsa yang disebut-sebut mengajak warga untuk memilih pasangan capres-cawapres tertentu. Menurut Fahri, siapa anggota Babinsanya, siapa pelapor, siapa saksinya dan kapan peristiwanya terjadi kita semua tidak tahu. Tetapi karena pemberitaan yang masif anggota Babinsa itu dijatuhi hukuman.

"Sekarang kenapa jenderal bintang tiga, yang dianggap salah satu jendera kaya di republik ini, tidak ada hukuman. Kenapa pengaruh jenderal ini dianggap lebih kecil daripada Babinsa yang pangkatnya kopral satu," keluh Fahri.

Untuk itulah, Fahri mengatakan, salah satu tantangan terbesar kepemimpinan mendatang adalah menciptakan penegakan hukum berkeadilan. Hukum tidak boleh lagi hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

"Kalau menyangkut orang kecil digoreng-goreng terus sampai mati itu orang. Tapi kalau sudah menyangkut orang-orang kaya diamankan. Inilah tantangan hukum yang mesti kita perbaiki ke depa," demikian Fahri. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya