Berita

trimedya-budi gunawan/net

Bohong Besar Trimedya Tidak Kenal Teman Budi Gunawan

KAMIS, 12 JUNI 2014 | 07:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum FSP BUMN Bersatu FX Arief Poyuono tidak percaya dengan pengakuan politisi PDIP yang juga anggota tim sukses Jokowi-JK Trimedya Panjaitan mengenai pertemuan politik bersama Komjen Budi Gunawan, Sabtu (7/6) malam lalu.

Menurut Arif, Trimedya berbohong karena mengaku tidak kenal dengan Kombes Andap yang ikut dalam pertemuan di sebuah restoran di Menteng, Jakarta Pusat itu. Arif sempat melihat dan mengabadikan momen itu lewat kamera ponselnya.

"Dalam pertemuan dia (Trimedya) sangat akrab sekali bicaranya. Kalau dibilang tidak kenal dengan orang yang pakai baju hitam kayaknya sih bohong besar. Itu Kombes Anbap," kata dia kepada wartawan tadi malam (Rabu, 11/6).


Menurut Arif, selain Kombes Andap dan Komjen Budi Gunawan, nampak seorang warga keturunan hadir dalam pertemuan. Arif menduga dia adalah cukong. Arif yang  memergoki pertemuan itu mengaku berada di restoran untuk membahas persiapan demo buruh 22 Juni mendatang bersama beberapa teman, salah satunya Sekjen FSP BUMN Bersatu Satya Widiantara

Arif juga meragukan pengakuan Trimedya bahwa pertemuan dengan Komjen Budi Gunawan sebagai ketidaksengajaan. Dari bahasa komunikasi yang dilihatnya, Arif yakin pertemuan tersebut sudah direncanakan. Apalagi, katanya, pertemuan mereka berlangsung lebih dari 15 menit.

"Ini serius sekali. Kalau dibilang ada apa-apanya lalu tidak mungkin dilakukan di tempat terbuka itu nonsense. Budi Gunawan bukan publik figur. Saya saja tahu karena diberitahu teman," kata Arif yang mengaku mengambil foto dengan diam-diam.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya