Berita

ilustrasi/net

Ayo, Pilih Capres Peduli Lalu Lintas!

KAMIS, 12 JUNI 2014 | 03:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masalah sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan belum menjadi perhatian dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. Terbukti, memasuki hari ke ke tujuh masa kampanye belum terdengar kampanye dari kedua pasangan calon yang menyinggung soal buruknya sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan di negeri ini.

"Lalu lintas dan angkutan jalan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, selain sebagai sarana untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan kepada redaksi (Rabu, 11/6).
 
Menurut Edison, kita sangat membutuhkan presiden dan wakil presiden yang peduli terhadap masalah-masalah lalu lintas dan angkutan jalan. Saat ini transportasi telah menjadi pendukung aktivitas warga. Bahkan dalam kerangka ekonomi makro, transportasi menjadi tulang punggung perekonomian baik di tingkat nasional maupun regional.


Edison juga mengingatkan saat ini kemacetan di kota-kota besar terutama Jakarta sudah dalam katagori gawat darurat. Oleh karenanya sangat disayangkan jika kondisi ini tidak mendapat respon yang besar dari kedua pasangan capres dan cawapres yang sedang berlaga.

"Tidak mungkin ada upaya membangun sistem lalu lintas yang menciptakan situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, jika pengambil kebijakan tidak peduli terhadap masalah-masalah lalu lintas," tegas Edison.
 
Menurutnya, saat ini kondisi lalu lintas sudah dalam kondisi gawat darurat. Kecelakaan dan kemacetan sudah menjadi momok menakutkan, bahkan telah membunuh kreativitas dan produktivitas masyarakat. Jika kondisi lalu lintas tidak segera diperbaiki, maka akan sulit mewujudkan kesejahteraan rakyat.
 
"Pilih Presiden dan Wakil Presiden yang memberikan perhatian dan niat untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib dan lancar (Kamseltibcar). Ingat, lalu lintas adalah cermin budaya sebuah bangsa," demikian Edison.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya