Berita

pangdam jaya dan tramp

Olahraga

Pangdam Jaya: Pencinta Alam Tidak Boleh Sombong

SELASA, 10 JUNI 2014 | 14:29 WIB | LAPORAN:

Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyono menerima kunjungan sejumlah Dewan Pengurus Harian organisasi pencinta alam TRAMP yang dipimpin Ketua Umum TRAMP, Hendrata Yudha, di Markas Kodam Jaya, Jakarta Timur, Selasa (10/6).

Pengurus TRAMP atau Tanah Raga Air Madya Pancasila bermaksud menjalin kembali tali silaturahmi antara TRAMP dengan Kodam Jaya, sekaligus melaporkan rencana pendidikan dasar yang akan digelar TRAMP pada tanggal 20 Juni mendatang.

Pendidikan yang akan berlangsung selama 10 hari itu akan melatih para pemuda pegiat alam bebas untuk mendapat berbagai tekhnik keterampilan yang menjadi dasar kegiatan di alam bebas, seperti pendakian gunung, panjat tebing, arung jeram, SAR, navigasi, survival, pembinaan mental, dan lainnya.


Menurut Ketua Umum TRAMP, Hendrata, ada beberapa alasan diadakannya pendidikan dasar pecinta alam mendatang. Selain tentu saja untuk kaderisasi, juga berawal dari keprihatinan TRAMP akan tingginya angka kecelakaan aktivitas alam bebas yang merenggut korban meninggal dunia.

"Paling banyak kecelakaan itu karena tersesat dan juga hipotermia," jelas Hendrata Yudha kepada Pangdam Jaya yang menyimak.

Mendengar hal itu, Pangdam Jaya menilai aktivitas pencinta alam ibarat pilot, biarpun sudah memiliki beribu jam terbang tetap saja wajib mengikuti prosedur tetap (Protap) standar penerbangan.

"Harus ada di dalam diri setiap pecinta alam prosedur tetap dalam merencanakan suatu perjalanan. Harus ada analisa tujuan sebelum naik gunung. Seperti tentara, pemuda harus melakukan analisa untuk menghindari segala macam risiko," ujar Panglima yang juga mantan pendaki gunung itu.

Mayjen Mulyono juga menasihati agar pencinta alam tidak sombong, selalu melatih diri dan mempelajari segala situasi. Para pencinta alam juga harus mengikuti adat-istiadat yang berlaku di daerah tujuan, karena mereka kerap hidup di alam nyata dan alam tidak nyata.

"Harus ada perangkat pengendali dalam latihan. Agar latihan tidak mubazir harus ada tujuan akhir yang ingin dicapai, dan harus tahu SDM yang akan dilatih agar kemampuan awal yang akan dilatih dapat diberikan dengan tepat seperti motivasi, pelatihan fisik, dan keterampilan," saran Pangdam.

"TRAMP harus menjadi corong terdepan bagi pembinaan mental generasi muda, dan harus bisa membawa pengaruh yang positif karena urusan bangsa adalah tugas kita semua, bukan hanya tugas tentara," imbuh Mayjen Mulyono.

Dalam pertemuan tersebut, Pangdam Jaya didampingi, Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Mukhtar, Dan Rindam Jaya Kolonel (Inf) Dwi Wahyu W, Aspers Kodam Jaya Kolonel (Inf) Judi P Firdaus, Kajasdam Jaya Kolonel (Inf) Catur Gunanto, dan Pabandyapuanter Letkol (Inf) Edi Juarsah.

Sementara itu Ketua Umum TRAMP didampingi, Wakil Ketua Umum Asep Sumantri, Komandan Diktat Shandi Irawan, Pembina Group 2 (Bahari) Dani Parnoto, Wakil Bendahara Umum Nurul dan Penasihat TRAMP Dar Edi Yoga [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya