Berita

Politik

Cak Ali: Mbah Idris Rujukan Pemimpin Negara

SENIN, 09 JUNI 2014 | 23:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa menyatakan bela sungkawa yang mendalam dan merasa sangat kehilangan atas wafatnya ulama kharismatik KH Idris Marzuki.

Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'in Lirboyo Kediri Jawa Timur itu berpulang ke Sang Maha Kuasa pagi tadi (Senin, 9/6).

"Saya merasa sangat kehilangan. Beliau adalah guru yang sangat saya segani," ujar Cak Ali, yang sedang dalam perjalanan takziah ke Lirboyo Kediri.


Almarhum wafat pada pukul 09:40 di Rumah Sakit (RS) Dr. Soetomo, Surabaya. Almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga Lirboyo.

Menurut Cak Ali, almarhum adalah sosok kiai besar yang sederhana.

"Almarhum Mbah Kiai Idris begitu alim dan zuhud. Seluruh hidupnya diabdikan untuk pengembangan ilmu pesantren, santri, dan umat. Beliau juga konsisten menyebarkan Islam Rahmatan lil 'alamin," ujarnya.

Selain itu, imbuh Ali dalam pesan elektroniknya, almarhum adalah kiai yang selalu menjadi rujukan para pemimpin negara.

"Sangat sering almarhum disowani para tokoh nasional atau lokal. Dari situ terlihat bahwa almarhum memiliki kebaikan budi yang nasihatnya selalu dijadikan rujukan oleh para tokoh dan pemimpin sebelum mengambil kebijakan atau keputusan," terang Anggota Badan Pemeriksa Keuangan ini.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya