Berita

Dunia

Akan Semakin Banyak Tentara Polisario yang Membelot

JUMAT, 06 JUNI 2014 | 01:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah tentara Polisario membelot dan bergabung dengan Gerakan Pemuda untuk Perubahan yang berdiri pada bulan Februari lalu. Mereka menunding elit Polisario yang berkuasa sejak lama melakukan korupsi dan menciderai HAM penghuni Kamp Tindouf di Aljazair.

Mereka juga mengajak teman-teman mereka yang masih bergabung dengan tentara Polisario untuk bergabung dengan mereka.

Pernyataan dan ajakan ini disampaikan Gerakan Pemuda untuk Perubahan dalam rekaman video yang diputar stasiun televisi Al Arabiya News Channel hari Rabu kemarin (4/6).


Kelompok tentara yang melarikan diri tampail di video itu dengan wajah ditutupi masker.

"Kekerasan dilakukan aparatur penindas Polisario terhadap Gerakan Pemuda untuk Perubahan untuk menghalangi mereka mendapatkan reformasi," ujar mereka membacakan pernyataan.

Mereka juga mengatakan, tujuan mereka adalah mengganti kepemimpinan Polisario yang korup. Mereka juga mengatakan, akan lebih banyak lagi perwira yang akan bergabung.

"Kami memanggil tentara yang masih bergabung dengan Polisario untuk membentuk brigade bebas untuk melindungi anggota Gerakan Pemuda untuk Perubahan," ujar mereka sekali lagi.

Abdel-Fattah al-Balamchi dari Pusat Maghreb untuk Diplomasi dan Dialog Paralel Peradaban mengatakan, kelompok pemuda yang sedang bergolak brusaha menarik perhatian dunia internasional. Mereka menuding Sekjen Polisario Mohammed Abdulaziz sebagai pihak yang bertanggungjawab.

Dia juga mengatakan, kondisi bantuan kemanusiaan di Tindouf berkurang karena dukungan internasional belakangan ini pun berkurang. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya