Berita

PILPRES 2014

SBY, Pecat Oknum TNI yang Mengarahkan Pilihan!

KAMIS, 05 JUNI 2014 | 20:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Dugaan pengerahan aparat Komando Distrik Militer (Kodim) dan Komando Rayon Militer (Koramil) untuk mempengaruhi opini publik dalam memilih calon presiden tertentu disesalkan banyak kalangan.

Analisis politik Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga, mengatakan pengerahan oknum anggota militer aktif dalam politik praktis melanggar undang-undang.  

Menurut dia, penggunaan sarana dan instansi militer untuk mempengaruhi masyarakat dalam pemilihan presiden mencederai Undang-Undang No 42 Tahun 2008 Tentang Pilpres dan Undang-Undang No 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).


"Keteribatan oknum TNI di tingkat wilayah dalam kontestasi Pilpres perlu segera dihentikan," kata dia kepada redaksi (Kamis, 5/6).

Menurutnya, keberpihakan TNI kepada calon tertentu dapat menyebabkan situasi chaos dalam masyarakat yang pada akhirnya akan memicu disintegrasi bangsa.

Atas masalah tersebut, Presiden SBY harus tegas dan tidak perlu ragu memecat para oknum TNI apabila terbukti mempengaruhi orang untuk memilih calon presiden tertentu.

"Pecat Panglima TNI atau Kepala Staf TNI AD jika terbukti mengerahkan militer dalam pemenangan salah satu capres," demikian Andy.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya