Berita

ahok/net

MONOREL MANGKRAK

Ahok Pilih Gandeng Donatur Ketimbang PT Jakarta Monorail

RABU, 04 JUNI 2014 | 15:15 WIB | LAPORAN:

. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tampak pesimis dengan kemampuan PT Jakarta Monorail melanjutkan kembali proyek monorel yang telah mangkrak sejak 2007 lalu.

Dari pada menunggu kepastian yang tak jelas dari perusahaan milik Edward Soeryadjaya itu, Ahok panggilan akrab Basuki memilih menggandeng pengusaha yang bangunannya dilewati oleh rute Monorel nanti.

"Untuk contoh, misalnya nanti monorelnya lewat di Sudirman-Thamrin, nantinya sumbangannya dari Grand Indonesia, Plaza Indonesia. Nanti imbalannya, stasiun-stasiunnya berhenti di situ," kata Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (4/6).


Ia yakin dengan sistem pendanaan seperti ini Monorel tidak akan kembali mangkrak. Karena sistem ini menuntut kepercayaan tinggi dan kecepatan kerja dari para donatur.

Pergerakan Monorel yang dinamis dinilai cocok diterapkan melalui rute-rute perbelanjaan di Jakarta. Dan alat transportasi ini diharapkan Ahok dapat digunakan oleh warga Jakarta nantinya.

"Kelebihan monorel dibanding kereta biasa itu, misalnya dia berhenti di Grand Indonesia. Setelah itu berhenti lagi di Plaza Indonesia masih bisa. Makanya banyak dipakai di bandara-bandara di luar negeri," jelas politisi Gerindra ini.

Ahok juga mengklaim Monorel akan sulit diterapkan untuk perjalanan jarak jauh. Sehingga pusat kota menurutnya tempat yang paling cocok untuk diterapkannya sistem ini.

"Monorel itu untuk jarak jauh agak susah. Kalau jauh mending kereta biasa. Monorel lebih pas kalau di dalam kota. Makanya kita ingin nanti di seluruh pusat kota ada monorel," tandas Ahok. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya