Berita

foto:net

Humor Politik

Ahok Sesumbar HUT DKI 2014 Tanpa Ortus Tetap Ramai

SELASA, 03 JUNI 2014 | 15:19 WIB | LAPORAN:

Perayaan HUT DKI Jakarta ke-487 tahun ini minus partisipasi dari Ortus Limited Holding.

Sebagaimana diketahui, HUT DKI tahun 2013 lalu, investor proyek Monorel Jakarta ini menjadi sponsor berbagai kegiatan yang dilaksanakan jelang HUT DKI. Sebut saja acara pementasan drama Ariah yang menelan biaya milyaran rupiah tahun lalu tidak diadakan kembali tahun ini. Bahkan, tahun lalu perusahaan milik Edward Soeryadjaya ini menjadi sponsor pelaksanaan Abang None DKI di ruang terbuka Monas.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak tahu menahu mengapa Ortus Holdings tidak ambil bagian di satu pun proyek HUT DKI tahun ini.


"Mana aku tahu. Kayaknya nggak ada ya (tahun ini)? Berarti ada udang di balik batu dong. Hehehe," curiga pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (3/6).

Kendati tanpa partisipasi Ortus Holdings, Ahok optimis perayaan HUT DKI tahun 2014 ini akan tetap semarak.

"Nggak ada tuh. Kayaknya nggak bikin acara nari-nari lagi. (Ultah DKI) ramai aja. Dangdut juga ramai," jelas Ahok.

Sebagaimana diketahui, Ortus Holdings adalah investor utama pembangunan proyek Monorel. Melalui PT Jakarta Monoral (JM), perusahaan ini berjanji akan menggelontorkan dana sebesar Rp 8 triliun untuk proyek ini. Sayangnya, Monorel tak diketahui kejelasannya. Ortus Holdings berkali-kali berjanji akan menyerahkan perjanjian kerja sama (PKS) kepada Pemprov DKI Jakarta. Namun yang terlihat hanyalah proyek mangkrak yang tak diketahui nasibnya.[wid]
    
 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya