Berita

net

Hukum

Ke Jakarta Mau Jadi Wartawan, Zulfikar Ditangkap dan Disiksa

Ibu Zulfikar Gugat Kapolri
SENIN, 02 JUNI 2014 | 17:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menangani perkara salah tangkap disertai pemerasan dan penyiksaan terhadap salah satu warga perantau dari Makassar dan baru tiba di Jakarta pada 12 Maret lalu.

Kisahnya, Zulfikar menginjakkan kaki di Jakarta dengan niat bekerja di media Berita Satu sebagai wartawan. Tapi, Zulfikar yang tidak mengetahui apa-apa malah ditangkap oleh enam oknum anggota kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat.

Zulfikar ditangkap di tempat kos temannya daerah Pasar Rumput, Tebet, Jakarta Selatan. Dia dituduh melakukan tindak pidana pencurian di daerah Jalan Industri III, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada tanggal 27 Maret 2014.


"Padahal, berdasarkan keterangan tetangga kos tempat ia menginap, Zulfikar ada bersama dengan dirinya pada tanggal tersebut," demikian kutipan rilis yang dikirimkan LBH Jakarta beberapa saat lalu.

Zulfikar diduga mengalami penyiksaan dan kehilangan uang sebesar Rp. 10.000.000 saat penangkapan. Ia diduga dirampas oleh enam oknum anggota kepolisian tersebut.

"Dengan demikian, melalui ibunya, LBH Jakarta akan melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap Kapolri Cq, Kapolres Metro Jakarta Pusat," jelas pernyataan resmi itu.

Menyangkut kasus itu, LBH Jakarta akan mengadakan konferensi pers pada esok hari (Selasa, 3/6) pukul 10.00 WIB di kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat

Tiga advokat yang menangani perkara Zulfikar adalah Lana Teresa Siahaan, Ahmad Hardi Firman, dan Novalia Matondang. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya