Federasi sepakbola internasional FIFA ditantang untuk dapat melakukan upaya lebih demi melindungi hewan armadillo yang diangkat menjadi maskot Piala Dunia 2014 di Brazil.
Hal itu diserukan oleh ilmuan konservasionis dari sejumlah LSM di Brazil. Mereka menyebut bahwa hewan yang dalam bahasa lokal disebut "tatu bola" itu masuk dalam kategori spesies yang rentan punah.
Dengan diangkat sebagai maskot Piala Dunia 2014, armadillo akan kerap tampil dalam barang dagangan resmi serta souvenir piala dunia. Hal itu dinilai dapat semakin mengancam populasi armadillo.
Sebagai upaya perlindungan, para ilmuan telah menuntut FIFA dan pemerintah Brazil untuk menjadikan habitat hutan kering di mana armandillo hidup sebagai kawasan lindung.
Pemerintah Brazil telah menanggapi tuntutan tersebut dengan menggelar pertemuan dengan para ilmuan dan mendiskusikan rencana konservasi hutan. Namun pihak FIFA belum menindaklanjuti tuntutan itu.
FIFA menyebut bahwa pihaknya tidak memiliki hubungan langsung dengan LSM. Namun salah satu afiliasi komersial FIFA telah mengeluarkan anggaran 45 ribu dolar AS kepada Asosiasi Caatinga yang bergerak dalam upaya perlindungan armandillo.
Untuk diketahui, armadillo atau yang dalam bahasa latin dikenal dengan Tolypeutes tricinctus merupakan hewan yang hanya dapat ditemukan di Brazil. Mereka hidup di habitat berupa hutan kering tropis yang dikenal sebagai Caatinga. Hutan tersebut terletak di sebelah timur Brazil.
Armadillo merupakan hewan yang mampu melindungi dirinya sendiri bila merasa terancam dengan cara menggulung diri secara fleksibel menyerupai bola hingga tak bia ditembus.
Hewan tersebut diangkat sebagai maskot dari perhelatan akbar empat tahunan Piala Dunia 2014 di Brazil. Maskot tersebut diberi nama Fuleco Armadillo. Nama Fuelco merupakan kombinasi dari kata "sepakbola" dan "ekologi" dalam bahasa Portugis.
Dipilihnya kata ekologi, menurut FIFA, adalah karena armadillo masuk kategori hewan yang rentan punah.
"Maskot resmi dapat memainkan peran penting dalam mendorong kesadaran lingkungan," kata FIFA melalui pernyataan resmi seperti dilansir
BBC (Senin, 2/6).
Dengan diangkatnya armadillo sebagai maskot, maka lisensi merk dagang souvenir Piala Dunia 2014 akan menampilkan hewan tersebut. Para ilmuan konservasionis menyebut bahwa FIFA akan meraup pendapatan jutaan dolar dari penjualan tersebut. Karenanya, mereka menuntut investasi lebih dari FIFA untuk perlindungan armadillo.
[mel]