Berita

net

Dunia

Bila Terbukti Ada Korupsi, Qatar Bisa Digeser Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

SENIN, 02 JUNI 2014 | 10:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Status Qatar yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah perhelatan akbar Piala Dunia tahun 2022 mendatang akan dapat dipertimbangkan kembali bila tuduhan korupsi terbukti.

Wakil presiden FIFA Jim Boyce menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung pemungutan suara ulang mengenai tuan rumah piala dunia tahun 2022 untuk menggeser Qatar bila tuduhan dari surat kabar The Sunday Times yang menyebut bahwa pejabat sepak bola menerima total 3 juta poundsterling sebagai imbalan untuk mendukung pemilihan Qatar sebagai tuan rumah piala dunia terbukti.

"Saya sebagai anggota komite eksekutif pasti benar-benar tidak bermasalah bila mengajukan rekomendasi untuk melakukan pemungutan suara ulang," kata Boyce seperti dilansir BBC (Minggu, 1/6).


Panitia lelang Qatar 2022 sendir telah mengeluarkan pernyataan yang menyangkal tuduhan tersebut.

Untuk menindaklanjuti tuduhan tersebut, penyidik etik FIFA, Michael Garcia akan bertemu dengan panitia Qatar 2022 di Oman hari ini (Senin, 2/6).

Boyce menjelaskan bahwa Garcia bertugas untuk menginvestigasi apakah tuduhan tersebut terbukti benar atau tidak.

"Jika Garcia datang dengan bukti nyata dan bukti nyata itu diberikan kepada komite eksekutif serta FIFA, maka hal itu harus dipandang dengan sangat serius," tegasnya.

"Komite eksekutif FIFA 100 persen berada di balik Garcia. Ia akan diijinakn pergi dan berbicara kepada siapapun dari seluruh dunia untuk menuntaskan misinya," sambung Boyce. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya