Berita

Muhammad

Wawancara

WAWANCARA

Muhammad: Kami Minta Timses Capres Tidak Saling Menjatuhkan Lewat Kampanye Hitam

SENIN, 02 JUNI 2014 | 09:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kampanye pilpres belum dilakukan secara resmi. Tapi kampanye hitam dan kampanye negatif sudah marak terjadi di dunia maya.

Tidak tahu kampanye apa lagi yang bakal terjadi setelah KPU menetapkan kampanye pilpres yang mulai digelar 4 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Mungkin bakal banyak pelanggaran yang dilakukan tim sukses pasangan capres yang berlaga dalam Pilpres 9 Juli 2014.


Tapi sayang,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak memberikan sanksi apa-apa terhadap maraknya kampanye hitam itu. Bagaikan macan ompong saja.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu, Muhammad mengatakan, menindak pelaku kampanye hitam maupun kampanye negatif bukan hal mudah. Sebab, dilakukan di dunia maya.

“Kebanyakan kampanye hitam yang di dunia maya asal-usulnya tidak jelas. Menggunakan akun palsu dan identitas yang disamarkan. Bagi Bawaslu ini kesulitan menelusurinya,” kata Muhammad  kepada Rakyat Merdeka, yang dihubungi via telepon, Jumat (30/5).

Berikut kutipan selengkapnya;

Kampanye hitam di dunia maya semakin masif, apa tindakan Bawaslu?
Bawaslu mengakui maraknya kampanye hitam dan kampanye negatif yang semakin gencar di dunia maya.

Kami terus mengimbau agar para simpatisan dan tim sukses melakukan kampanye yang santun. Bukan saling menjatuhkan.

Apa kendala Bawaslu memberantas kampanye hitam?
Kendalanya sumber kampanye hitam yang tersebar di masyarakat maupun di dunia maya itu tidak jelas asal usulnya. Informannya juga tidak jelas, sehingga kami kesulitan melakukan penelusuran.

Berapa banyak pengaduan ke Bawaslu mengenai kampanye hitam?
Saat ini telah banyak laporan yang diterima Bawaslu tentang adanya kampanye hitam yang dilancarkan melalui dunia maya. Tapi kami kesulitan memprosesnya.

Sebab, selain tidak jelas sumbernya,  dalam undang-undang juga tidak mengatur secara jelas tentang dunia maya.

Adapun aturan kampanye di dalam undang-undang adalah kampanye di lapangan terbuka, pertemuan tertutup, kampanye lewat alat peraga, di media cetak dan elektronik.

Apa yang dilakukan Bawaslu?
Kami tidak bisa mengambil tindakan sendiri karena tidak ada dalam undang-undang. Kami tidak bisa bertindak. Kalau yang di sosial media itu kan lebih ke Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Apa saja yang dilakukan Bawaslu untuk mencegah kampanye hitam?
Kami melakukan koordinasi dengan para stakeholders, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Reserse Kriminal kepolisian, pemilik media dan tim sukses masing-masing pasangan capres-cawapres. Tujuannya untuk menciptakan pra kondisi yang sehat, tertib, dan bermartabat.

Kapan pertemuan itu dilaksanakan?
Dalam waktu dekat ini.  Pertemuan tersebut menginisiasi dan koordinasi dengan tim sukses capres-cawapres supaya bisa memperhatikan proses pilpres.

Apa itu saja dilakukan Bawaslu agar terjadi persaingan  sehat dari kedua pasangan capres?
Dibutuhkan komitmen dari pasangan capres untuk berkompetisi secara sehat dan benar. Bawaslu juga terus melakukan pencegahan agar tindak kecurangan dalam pilpres nanti bisa diminimalisasi.  Bawaslu tidak segan-segan akan menindak tegas siapa pun yang melakukan pelanggaran dalam tahapan pilpres. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya