Berita

Politik

PILPRES 2014

Elektabilitas Prabowo Kejar Jokowi Hasil Kerja Tim

MINGGU, 01 JUNI 2014 | 16:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bergabungnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD ke pasangan Prabowo-Hatta benar-benar mendongkrak suara secara signifikan.

Di Jawa Timur, terutama kawasan Tapal Kuda, kawasan Arek, kawasan Madura, dan kawasan Mataraman muncul gerakan-gerakan masif di bawah dengan semboyan 'Mendukung Prabowo-Hata Bersama Mahfud MD'. Gerakan yang sama juga terjadi di 12 Provinsi se Indonesia.

Pergerakan angka survei pun memperlihatkan angka yang signifikan. Pada akhir April 2012, selisih ketertinggalan elektabilitas Prabowo masih sekitar 17% untuk keunggulan Jokowi. Selanjutnya, pada 9 Mei 2014, berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) pimpinan Saiful Mujani selesihnya menjadi 8% yakni 35% untuk Jokowi dan 27% untuk Prabowo.


Tapi pada saat ini, berdasarkan hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), setelah Mahfud MD bergabung dengan Prabowo-Hatta pada tanggal 24 Mei 2014, selisih ketertinggalan Prabowo sudah sangat tipis menjadi 3%, yakni Jokowi-JK 43% sedangkan Prabowo-Hatta 40%.

Ketika ditanyakan perkembangan survei yang signifikan tersebut, Mahfud MD mengaku hal itu hasil kerja keras Tim Prabowo-Hatta.

"Kita usahakan sebelum berakhirnya masa kampanye, elektabilitas kita sudah melampaui Pak Jokowi secara signifikan, Insya Allah", ujar Mahfud dalam pesannya yang dikirim di sela kunjungannya ke Surabaya dan Malang dalam rangka pemenangan pasangan Prabowo-Hatta.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya