Berita

Sersan Bergdahl/net

Dunia

Sersan Bergdahl Ditukar Lima Tahanan Afghanistan

MINGGU, 01 JUNI 2014 | 00:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah berada dalam sekapan Taliban selama hampir lima tahun, Sersan Bowe Bergdahl (28) akhirnya dibebaskan. Pembebasan Sersan Bergdahl tidak gratis.

Pemerintah Amerika Serikat harus membebaskan lima tahanan Afghanistan dari penjara Guantanamo sebagai tebusan. Mereka diserahkan di Qatar.

Pihak Angkatan Darat AS mengatakan Sersan Bergdahl dalam keadaan sehat. Dia merupakan satu-satunya tentara AS yang ditahan pasukan Taliban di Afghanistan.


Setelah dibebaskan, Sersan Bergdahl akan dibawa ke Pangkalan Udara AS di Bagram, untuk selanjutnya diterbangkan ke Amerika Serikat.

Presiden Barack Hussein Obama dalam keterangannya mengatakan, pembebasan Sersan Bergdahl adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah tidak meninggalkan seorang pun di medan perang.

Sersan Bergdahl dibebaskan Sabtu malam waktu setempat di sebuah kawasan timur Afghanistan. Sejumlah pasukan khusus Amerika Serikat juga terlibat dalam operasi tukar menukar tahanan ini yang dilakukan di perbatasan Pakistan.

Seorang pejabat senior kepada BBC mengatakan, setelah naik ke helikopter AS, Sersan Bergdahl menuliskan huruf SF yang artinya "Special Forces" diikuti tandatanya. Pilot helikopter menjawab: "Ya, kami mencarimu sejak lama."

Sersan yang berasal dari Hailey, Idaho, ini ditangkap sejak 30 Juni 2009.

Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel mengatakan pemerintah akan memberikan dukungan maksimal untuk Sersan Bergdahl dan keluarganya.

Dia juga berterimakasih kepada penguasa Qatar yang memperbolehkan pertukaran tahanan di Qatar. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya