Berita

anies baswedan/net

Politik

Anies Baswedan: Kampanye Jokowi-JK Tidak Digerakkan Konglomerat

JUMAT, 30 MEI 2014 | 17:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kampanye yang dilakukan oleh pasangan Jokowi-JK diklaim bisa bergerak karena peran swadaya masyarakat. Selain karena semakin munculnya relawan-relawan Jokowi-JK secara organik, juga karena dibukanya rekening bagi relawan yang ingin memberikan sumbangan.

"Kampanye ini digerakkan oleh masyarakat. Lihat banyaknya kemunculan relawan di berbagai daerah secara organik. Mereka bergerak karena menaruh harapan pada Jokowi-JK," kata jurubicara pasangan capres-cawapres Jokowi-JK, Anies Baswedan, dalam kiriman rilis, Jumat (30/5).

Ia menambahkan bahwa rekening bantuan untuk dana kampanye Jokowi-JK juga membuktikan bahwa ini adalah model kampanye baru yang mengundang partisipasi masyarakat.


"Pelibatan masyarakat ini yang penting, bukan sekadar dana dari konglomerat," ungkap Anies.

Dalam perjalanannya di Konvensi Demokrat, Anies Baswedan juga melakukan hal serupa dengan membuka donasi publik untuk pembuatan DVD yang berisi sosialisasi gagasannya.

Senada dengan Anies, juru bicara Jokowi-JK lainnya, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa rekening dana kampanye ini akan diawasi dengan sangat ketat. Untuk audit dana kampanye, pasangan Jokowi-JK telah menunjuk akuntan publik Anwar, Sugiharto dan rekan. Tokoh aktivis korupsi, Teten Masduki, akan terlibat aktif dalam pengawasan rekening ini.

Ada tiga rekening resmi milik Jokowi-JK yang sudah dirilis ke publik. Warga dapat menyumbang secara sukarela ke rekening tersebut. Berikut daftar rekeningnya:

1. BRI KC Mal Ambasador, No Rek : 1223-01-000172-30-9 a/n Joko Widodo/Jusuf Kalla
2. Bank Mandiri KCP Jakarta Mega Kuningan, No Rek : 070-00-0909096-5 a/n Joko Widodo/Jusuf Kalla M
3. BCA KCP Mega Kuningan, No Rek : 5015.500015 a/n Joko Widodo/HM Jusuf Kalla. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya