Berita

Politik

Janji Jokowi Selesaikan Lapindo Diragukan

KAMIS, 29 MEI 2014 | 22:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kemampuan Jokowi menyelesaikan kasus lumpur Lapindo dipertanyakan dan diragukan Twips. Belum teratasinya banjir di Jakarta setelah hampir dua tahun jadi gubernur menjadi bahan keraguan atas janji Jokowi.

Janji menyelesaikan kasus lumpur Lapindo disampaikan Jokowi saat menghadiri acara peringatan delapan tahun tragedi lumpur Lapindo di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, hari ini (Kamis, 29/5).

Komitmen ini menjadi salah satu poin kontrak politik yang ditandatangani Jokowi dengan korban lumpur. Isi kontrak politik yang lainnya yakni memberi jaminan bagi warga miskin untuk mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, perumahan yang layak, dan jaminan pekerjaan.


"Dalam kasus seperti ini, negara harusnya hadir sebagai representasi dari kedaulatan rakyat. Kalau negara absen, artinya negara lupakan rakyat," kata Jokowi di hadapan korban lumpur Lapindo.

Bagi Boris Muda Harahap, sikap Jokowi terhadap korban lumpur Lapindo hanya untuk pencitraan. "Peduli ketika Nyapres doang!" kata dia dalam @BorisMuda.  

Akun @YudhiHiro tak yakin Jokowi benar-benar akan menjalankan janjinya setelah nanti jadi presiden. Dia juga mengajak tak percaya dengan janji Jokowi.

"Tukang boong di percaya ,jkt aj gk slesai," @YudhiHiro.

Pemilik akun @m_singgih10, M Singgih Adi P, meragukan Jokowi bisa mengatasi masalah Lapindo. Dia membandingkan dengan janji Jokowi mengatasi banjir dan macet di Jakarta. Saat kampanye Pilgub hampir dua tahun lalu, Jokowi katakan gampang mengatasi banjir dan macet di ibukota.

"Yakin bisa kerja 5thn? Biasanya 2thn udh loncat," tulis @nurmanfaller. [dem]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya