Berita

DIKEROYOK 3 POLISI

Khawatir Didatangi Pelaku, Moses HP Dirawat di Rumah

RABU, 28 MEI 2014 | 19:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Korban pengeroyokan, penyiksaan dan penculikan tiga oknum polisi, Moses HP (29), memilih menjalani perawatan di rumah orangtuanya, di Perumnas Helvetia, Medan.

Padahal sebelumnya, Moses yang mengalami luka di sekujur tubuh disarankan menjalani opname alias rawat inap di RSUD Pringadi Medan.

"Orang tua khawatir pelaku mendatangi saya di rumah sakit," kata Moses kepada redaksi (Rabu, 28/5).


Tak lama setelah kejadian, Moses sempat dibawa keluarga ke rumah sakit untuk pengobatan dan menjalani perawatan. Moses juga sempat melakukan visum untuk memperkuat laporan ke Polresta Medan.

Moses mengaku masih merasakan lemas, sakit di bagian leher, kaki dan wajah akibat penyiksaan. Setelah memutuskan menjalani perawatan di rumah, Moses dirawat sang ibu yang berprofesi sebagai perawat.

"Tidak apa-apa, dirawat orangtua saja di rumah. Daripada orangtua khawatir dengan keselamatan saya kalau di rumah sakit," sambung Moses.

Pengeroyokan, penyiksaan dan penculikan yang dialami Moses terjadi kemarin sore, sekitar pukul 15.30, saat hendak mengambil uang di ATM. Pengroyokan bermula saat Moses meminta ganti rugi kepada para pelaku. Mobil Avanza hitam bernomor polisi BK 1995 KT yang dikendarainya diserempet mobil pelaku saat melaju di Jalan Muslihat, tepat di depan Gedung Milenium.

Para pelaku mengendarai Avanza hitam bernomor polisi B 1824 FL. Setelah memarkirkan mobil di pinggir jalan, tiga pelaku keluar dari mobil dan mengeroyok Moses yang meminta ganti rugi karena mobilnya penyok.

Perlawananya malah membuat pukulan dari tiga pelaku makin menjadi-jadi. Setelah badannya terkulai, wajah dan kakinya terluka kena pukulan dan tendangan, pelaku malah membrogol tangan Moses.

Dengan tangan terborgol, Moses dipaksa masuk ke dalam mobil. Dua pelaku membekap Moses, sementara seorang lainnya santai melajukan mobil. Moses dipukuli di dalam mobil yang tengah melaju. Ketiga pelaku sempat mengaku anggota kepolisian dan menunjukkan pistol yang ditenteng.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya