Berita

KPK TL Demo Tuntut Usut Korupsi di BKKBN

RABU, 28 MEI 2014 | 19:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Puluhan massa yang tergabung dalam Komunitas Peduli Kesehatan Tolak Korupsi (KPK-TL) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Pusat (BKKBN) di Jakarta, siang tadi.

Sebelum melakukan aksi, massa menyanyikan lagu darah juang dan meneriakkan yel-yel anti korupsi.

"KPK harus mengusut tuntas kasus korupsi di BKKBN," teriak Laili, koordinator aksi.


Dalam orasinya, Laili menegaskan ada beberapa kasus korupsi yang melibatkan pejabat BKKBN yang sampai saat ini statusnya masih mengambang.

"Hampir tiap tahun terjadi praktik korupsi di kantor BKKBN. Salah satunya adalah korupsi di Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) dan deputi advokasi yang kesemuanya dilakukan dengan memanfaatkan lelang tender," ujarnya.

Dalam temuannya di lapangan, terdapat praktik kecurangan dan monopoli. Hal ini bisa dibuktikan dengan melihat spesifikasi barang seperti ukuran, diameter, kemasan, bahan baku, tingkat komponen dalam negeri yang selalu mengarah pada produsen tertentu.

"Jadi jangan heran, kalau dari tahun ke tahun, tender di BKKBN hanya akan melahirkan pemenang itu-itu saja. Hari Senin kemarin, kami juga sudah melaporkan bukti-bukti tersebut ke KPK", jelasnya.

Dia menjelaskan, BKKBN memang banyak mendapat sorotan publik, mengingat Kepala BKKBN, Fasli Jalal, yang sekarang ini masih tersangkut dugaan korupsi sewaktu menjabat sebagai Dirjen Dikti di tahun 2008.
Setelah puas meluapkan protesnya melalui orasi dan yel-yel selama 1 jam, massa meninggalkan BKKBN dengan tertib.

"Selasa besok, kami akan mendatangi kantor KPK untuk menekan KPK agar segera turun dan mengusut dugaan korupsi di BKKBN" tutupnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya