Berita

Dunia

Gempa Politik Landa Eropa!

SENIN, 26 MEI 2014 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gempa politik melanda daratan Eropa, dan membuat konstelasi di Parlemen Eropa sedikit atau banyak akan berubah. Partai-partai ekstrem kanan yang cendrung nasional dan proteksionis memenangkan pemilihan anggota Parlemen Eropa yang diselenggarakan hari Minggu di seluruh negara anggota Uni Eropa.

Front Nasional di Prancis, misalnya, diperkirakan akan memenangkan pemilihan umum. Ini adalah kemenangan pertama partai itu. Partai sejenis juga diperkirakan menguasai pemungutan suara di Denmark dan Austria.

Pemilihan umum ini akan menentukan komposisi 751 kursi di Parlemen Eropa yang berasal dari 28 negara anggota. Prancis memiliki 74 kursi di parlemen itu.


Menurut exit polls partai-partai tengah-kiri dan tengah-kanan masih akan menjadi mayoritas di dalam Parlemen Eropa. Namun demikian, kemenangan partai-partai ekstrem kanan ini akan menentukan pemilihan Presiden Komisi Eropa yang akan datang.

Ahli politik Eropa dari University of Surrey, Simon Usherwood, seperti dikutip CNN, mengatakan bahwa kelompok ekstrem kanan akan menjadi faktor penting dalam politik Parlemen Eropa sepanjang lima tahun mendatang.

"Mereka tidak memiliki cukup suara untuk menghentikan proses legislasi. Tetapi mereka akan memiliki kesempatan untuk berbicara dan mengemukakan pandangan mereka dalam debat, dalam kepemimpinan komite tertentu, yang artinya mereka akan memiliki platform yang lebih besar untuk menjual pesan politik mereka kepada pemilih," katanya.

Di Prancis, Front Nasional diperkirakan memperoleh sekitar 25 persen suara. Perolehan ini lebih tinggi dari perolehan suara partai tengah-kanan UMP (20,3 persen) dan Partai Sosialis milik Presiden Francois (14,7 persen).

"Pemilihan umum ini lebih dari sekadar peringatan. Ini adalah goncangan, ini adalah gempa," ujar Perdana Menteri Manuel. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya