Berita

Mohamed Laghdaf

Dunia

Mohamed Laghdaf: Polisario Tangkapi Pemuda Sahrawi

SENIN, 26 MEI 2014 | 01:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ada yang berubah di kamp pengungsi Tindouf di selatan Aljazair, sejak Laayoune TV menyiarkan pengakuan seorang pemuda Sahrawi yang intinya mengecam rezim Polisario di kamp itu.

Pemuda yang di dalam rekaman itu duduk di atas tanah gurun membelakangi perumahan di dalam kamp mengajak kawan-kawannya, sesama pemuda Sahrawi untuk menghentikan eksploitasi yang dilakukan elit Polisario.

Menurut Direktur Laayoune TV, Mohamed Laghdaf, seperti dikutip Moroccan Times, siaran itu menjadi buah bibir di kalangan penghuni kamp pengungsi.


Pemuda yang di dalam rekaman video itu menutup wajahnya dengan kain mengatakan dia dan pengungsi Sahrawi lainnya menjalani hidup kelaparan, diabaikan dan ditekan oleh penguasa.

"Sementara elit Polisario menggunakan semua bantuan kemanusiaan untuk kepentingan mereka," ujarnya.

"Pemerkosaan adalah kejadian yang biasa di Tindouf. Semua penghuni kamp tahu," sambungnya. Sebelumnya ia juga menyebut kasus pemerkosaan yang dialami seorang wanita. Sang pemerkosa adalah Menteri Pertahanan Polisario.

Dia juga mengatakan pemimpin Polisario tidak mau mencari jalan keluar untuk mengkahiri penderitaan pengungsi.

"Tentu saja, mereka hidup di rumah mewah mereka di Mauritania, Spanyol dan Aljazair. Sementara kami setiap hari hidup di neraka," kata dia lagi.

Adapun Laghdaf menolak membuka jatidiri pemuda Sahrawi yang berbicara dalam video berdurasi 1 jam 50 menit itu.

"Kami menggunakan metode yang ketat untuk memeriksa dan memverifikasi keaslian dari setiap video yang kami terima, hal-hal yang dibutuhkan dengan bantuan dari jaringan yang luas," ujarnya.

Menurut Laayoune TV, pihak Polisario menahan banyak pemuda setelah pernyataan pemuda misterius itu disiarkan di Tindouf.

"Pemimpin Polisario khawatir dengan pembentukan sayap militer di dalam kamp yang selama ini mereka kira mereka kontrol," demikian Laghdaf. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya