Berita

kompasiana.com

Politik

PILPRES 2014

Jokowi Bukan Haji, Fitnah!

MINGGU, 25 MEI 2014 | 23:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Presiden dari PDIP Joko Widodo alias Jokowi diserang dengan isu SARA. Jokowi bukan beragama Islam, gelar H didepan namanya bukanlah haji, melainkan nama baptis yaitu Herbertus atau nama depan, Handoko. Benarkah?

Seorang pendukung Jokowi, Niken Satyawati, merasa gusar atas fitnah yang dialami Jokowi itu. Ibu empat anak yang tinggal di Solo dan mengklaim kenal dekat Jokowi dan beberapa anggota keluarganya itu membeberkan bukti Jokowi sudah naik haji. Niken merilis foto Jokowi saat naik haji melalui Kompasiana.

Menurut Niken, selama ini banyak orang awam terpancing dengan isu SARA soal Jokowi. Diceritakan Niken, dalam artikel berjudul "Akhirnya Foto Jokowi Naik Haji Tahun 2003 Ditemukan", dirinya bertemu dr Rusmawati SpA yang selama ini adalah dokter anak yang dia percayai. Suami Dokter itu punya foto-foto yang disimpan di hard disk, karena kakaknya ikut berangkat ke Mekkah bersama Jokowi. Setelah sempat mengalami kendala karena foto-foto tersebut tidak diketahui keberadaannya, Niken akhirnya mendapat kabar baik.


"Alhamdulillah, saya hari ini mendapat kabar gembira," tulis Niken mendapat kabar dari Bu Dokter lewat status facebooknya, bahwa Bu Dokter telah menemukan foto-foto Jokowi ketika naik haji (bukan umroh).

Dengan ditemukannya foto ini, Niken berharap kontroversi soal agama Jokowi dan gelar H di depan namanya yang selama ini difitnah sebagai nama baptis dapat berakhir.

Bagi Niken, penemuan foto ini sangat penting karena sebelumnya ada blogger yang mengunggah foto Jokowi ketika mengikuti umroh tahun 2012 pada postingan tentang naik haji. Foto itu kembali dibully oleh para pegiat dunia maya, karena dianggap berbohong. Foto umrah disamakan dengan foto haji.

"Sedih," tulis Niken.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya