Berita

Iwan fals/net

Iwan Fals Dukung Jokowi-JK Cuma Hoax

MINGGU, 25 MEI 2014 | 14:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kabar yang menyebutkan penyanyi papan atas Indonesia, Iwan Fals, mendukung duet Joko Widodo dan Jusuf Kalla ternyata hanya hoax belaka.

Kabar itu telah dibantah pria pemilik nama asli Virgiawan Listianto itu. bantahan ini disampaikan manajemen Iwan Fals di halaman Facebook miliknya.

"Kami, sebagai manajemen Iwan Fals, dengan ini menyatakan bahwa isu yang beredar tentang Iwan Fals mendukung Jokowi adalah tidak benar," demikian bagian pertama penjelasan itu.


"Bahwa pilihan Iwan Fals terhadap capres adalah privasi beliau, dan tetap memilih untuk bersikap netral pada publik," sambungnya.

Iwan berharap agar informasi yang disampaikannya ini mengenai sikap politik dan dukungannya dalam pilpres dapat menjelaskan kabar yang sudah kadung beredar luas itu.

"(Semoga) tidak ada simpang siur selama masa pilpres ini," tulisnya lagi.

Dapat dikatakan hampir semua komentator di halaman Facebook Iwan Fals itu mendukung sikapnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya