Berita

anies baswedan/net

Mendukung Jokowi, Anies Baswedan Kok Jilat Ludah Sendiri...

MINGGU, 25 MEI 2014 | 11:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Beberapa hari terakhir ini dukungan Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan untuk Joko Widodo menjadi bahan pembicaraan di kalangan aktivis.

Anies Baswedan yang kalah dalam Konvensi Partai Demokrat memutuskan mendukung capres dari PDI Perjuangan Jokowi Widodo yang berpasangan dengan mantan ketua umum Partai Golkar, Jusuf Kalla.

Dukungan untuk duet Jokowi-JK itu menurut Anies Baswedan dalam keterangan yang dikirimkannya beberapa waktu lalu adalah sebuah ikhtiar turun tangan ikut mendorong orang baik mengelola pemerintahan.


Setelah Anies mendukung Jokowi, ia dihujani kritik yang disebarkan di berbagai jejaring media sosial. Pasalnya, Anies Baswedan pernah mengkritik dengan keras gaya blusukan ala Jokowi dalam memimpin Jakarta.

Blusukan Jokowi itu, sebut Anies seperti dimuat di salah satu media massa berbasis internet beberapa waktu lalu, merupakan pencitraan yang hanya sekadar mendengarkan keluhan masyarakat tanpa memberikan solusi.

"Saya gak mau pencitraan dengan blusukan. Bukan cuma mendengarkan tapi mengajak berubah. Blusukan itu hanya nonton masyarakat. Hanya hadir lalu kesannya sudah melakukan," kata Anies akhir tahun lalu.

Keputusan Anies Baswedan mendukung Jokowi setelah Gubernur DKI Jakarta itu dipastikan melenggang ke arena pilpres dinilai tidak konsisten terhadap penilaian Anies Baswedan terhadap Jokowi sebelum itu. Dia pun diduga sekadar menumpang angin kemenangan dan bertendsi mendapatkan buah dari keberhasilan Jokowi.

"Anies kok menjilat ludah sendiri," demikian pesan terpancar seorang aktivis diikuti link berita pernyata Anies mengecam blusukan Jokowi. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya