Berita

bbc

Dunia

DK PBB Terapkan Sanksi Bagi Boko Haram

JUMAT, 23 MEI 2014 | 14:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dewan Keamanan PBB telah menyetujui usulan pemeirntah nigeria untuk menerapkan sanksi terhadap kelompok pemberontak Nigeria Boko Haram, lima minggu setelah penculikan lebih dari 200 gadis remaja di sekolahnya.

Sanksi tersebut termasuk embargo persenjataan, penutupan akses pendanaan dan perjalanan, serta pembekuan aset kelompok militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda tersebut.

Duta PBB dari AS Samantha Power menyebut bahwa hal itu merupakan langkah penting untuk mendukung gerakan perlwanan terhadap Boko Haram.


"Hari ini, Dewan Keamanan mengambil langkah penting untuk mendukung upaya pemerintah Nigeria untuk melawan Boko Haram dan memegang kepemimpinan dan tanggung jawab atas kekejaman pembunuhnya," katanya seperti dilansir BBC (Kamis, 22/5).

Sehari sebelumnya, perwakilan Nigeria di PBB, U Joy Ogwu menyerukan pentingnya saksi bagi boko Haram.

"Hal utama adalah untuk menyerang masalah dan itu adalah terorisme," ujarnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya