Berita

foto:dok

Olahraga

Akhirnya, Asosiasi EO Equestrian Indonesia Dibentuk

SENIN, 19 MEI 2014 | 16:10 WIB | LAPORAN:

Melalui perjalanan yang panjang akhirnya Asosiasi Event Organizer Equestrian Indonesia terbentuk.

Lauching Asosiasi EO Equestrian Indonesia dilakukan bersamaan dengan gelaran kejuaraan internasional Indonesia Grand Prix 2014 di Arthayasa Stables & Country Club, Desa Grogol Kecamatan Limo-Cinere Depok,Jawa Barat, kemarin (Minggu, 18/5).

Salah satu penggagas yang juga pemilik Arthayasa Stables & Country Club, Rafiq Radinal mengatakan, Indonesian Jumping Grand Prix and Skill & Elegance Dressage Cup 2014 yang berlangsung mulai tanggal 15-18 Mei 2014 adalah kegiatan pertama yang di gelar oleh EO Equestrian Indonesia.


"Tentunya event ini tidak main-main karena seluruh hakim serta desainer lintasan adalah profesional di bidangnya masing-masing," jelasnya.

Untuk Dressage Judge terdiri dari Mrs Helen Hughes-Keen (Selandia Baru), Lorraine Bouttreau (Argentina), dan Nico Pelealu (Indonesia). Course designer, Olaf Petersen (Jerman), dan assistant Course Designer Rafiq Radinal (Indonesia), dan Jumping Judge, NY Ho (SIN).

"Terbentuknya EO ini adalah lahir dari keinginan masyarakat equetrian Indonesia yang ingin olahraga equestrian Indonesia ke depan lebih maju, profesional, dan mendunia. Untuk itu, kami sepakat membuang berbagai perbedaan untuk bersama membangun prestasi equestrian Indonesia, tanpa ada kepentingan-kepentingan lain," ujar Rafiq.

Setelah di Arthayasa ini, EO Equestrian Indonesia kembali akan menggelar kejuaraan Jatim Master, 20-22 Juni. Kemudian RPMO 2014 di Pegasus Stable, Bogor, 15-17 Agustus. Dilanjutkan Kapolri Cup di Ditpolsatwa, Kelapa Dua, 26-28 September. Cinta Indonesia Open 2014 di APM Equetrian Center, Oktober. Kemudian Menpora Cup di Arthayasa/Equinara, November, dan ditutup dengan AE Kawilarang Memorial Cup di Pulomas, 12-14 Desember.

Sementara itu, pemilik APM Equestrian Center, Triwatty Marciano menambahkan, bahwa terbentuknya EO ini merupakan langkah maju bagi pengembangan olahraga equestrian di Indonesia. Dengan adanya pertandingan yang digelar secara terjadwal dan terkoordinasi, akan mampu menghasilkan atlet, kuda, serta ofisial yang siap diterjunkan di kejuaraan nasional maupun internasional.

"Kegiatan yang digelar oleh asosiasi ini, disamping untuk pengembangan olah raga ketangkasan berkuda itu sendiri sebagai sebuah kegiatan industri, juga untuk mengisi kegiatan pembinaan olahraga equestrian dalam menyiapkan kuda, atlet dan Ofisial yang sangat dibutuhkan pada masa yang akan datang," tutur Triwatty.

Jose Rizal Partokusumo, bos JN Stud Stable yang juga Ketua Umum Eqina mengamini ucapan Triwatty. Menurutnya, sebagai praktisi equestrian, ia ingin melihat equestrian Indonesia ke depan bisa menjadi industri.

Sementara itu, dari kejuaraan Indonesia Grand Prix 2014, rider Raymen Kaunang (Aragon) memenangi kelas bergengsi 140cm. Peringkat kedua ditempati rider senior, Adi Katompo (APM), sedangkan rider potensial Brayen Brata-Coolen (Aragon) harus puas di urutan ketiga.

Di kelas 120-130, rider tuan rumah Denny Chrstian Sanjaya tampil menjadi yang terbaik, mengunggli Brayen Brata-Coolen (Aragon) yang menunggangi kuda Loubega. Adi Katompo (JPC Sentul) dengan kuda 3K Cassone menempati peringkat ketiga.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya