Berita

net

Olahraga

PERTAMINA SOCCER STARS

Empat Pemain Indonesia Bakal Berlatih di Milan

JUMAT, 16 MEI 2014 | 20:57 WIB | LAPORAN:

Empat pemain terbaik yang disaring dari program Pertamina Soccer Stars (PSS) akan mendapat kesempatan berlatih selama seminggu (trial program) di AC Milan, Italia. Tak sekadar berlatih, mereka pun bisa saja direkrut tim muda klub ternama di Italia itu.

Kendati demikian, tidak gampang untuk menembus tim muda rossoneri. Pelatih akademi AC Milan, Mauro Ardizzone, mengatakan tim Primavera AC Milan punya standar yang sangat tinggi.

"Untuk bisa masuk ke sana sangat sangat sangat sangat sangat sulit. Tak cuma bagi pemain muda Indonesia tapi juga pemain muda dari seluruh dunia. AC Milan punya standar yang sangat tinggi," ujar Mauro di Jakarta (Jumat, 16/5).


Mauro mengakui bahwa Indonesia punya pemain muda berbakat yang melimpah. Tapi ada kekurangan jika ia membandingkannya dengan pemain dari Italia. Pemain Indonesia banyak yang baru mulai berlatih sepak bola, dalam artian masuk ke sekolah sepak bola, sejak usia 12 tahun. Padahal di Italia, anak kecil usia 5-6 tahun sudah mulai berlatih di SSB. Kekurangan yang lain adalah Indonesia masih belum memiliki banyak pelatih usia muda berkualitas.

"Saya pikir Indonesia masih perlu lebih banyak pelatih usia muda. Untuk mencetak pemain bagus, jelas Anda butuh pelatih yang bagus. Maksud saya pelatih yang betul-betul paham sepak bola, paham cara melatih anak-anak mulai dari dasar," kata Mauro yang pernah malang melintang sebagai pemain di Serie C Italia.

Pria yang cukup fasih berbahasa Inggris ini juga menegaskan bahwa di sepak bola usia muda kemenangan bukan tujuan. Fokus utama di pembinaan usia muda adalah peningkatan kualitas permainan.

"Kemenangan bukanlah tujuan saat Anda membina anak-anak. Dalam setiap pertandingan, biarkan mereka bermain. Kemenangan urusan belakangan, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana anak-anak bisa semakin berkembang permainannya usai pertandingan atau turnamen," tegasnya.[dem]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya