Berita

m fariza

BNN dan GANN Gandeng Gema 165 Cegah Bahaya Narkoba

JUMAT, 16 MEI 2014 | 06:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gerakan Pemuda 165 se-Indonesia siap bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mencegah bahaya narkoba. Gema 165 merupakan wadah bagi para pemuda alumni ESQ, yang saat ini sudah memiliki pengurus wilayah di 34 provinsi bahkan perwakilan di Malaysia.

"KKami siap bersinergi menindaklanjuti focud group discussion dengan BNN Provinsi se-Indonesia," kata Ketua Umum Gema 165, M Harry Naldi, pada acara Focus Group Discussion yang diadakan Direktorat Diseminasi Informasi BNN bekerja sama dengan Gerakan Nurani Nasional (GANN) dengan peserta Pengurus Gema 165 yang sedang melakukan Rakernas di Menara 165 Jakarta (Kamis, 15/5).

Pada kesempatan itu Direktur Diseminasi Informasi BNN, Gun Gun Siswadi, menyatakan apresiasinya atas antusiasme peserta dari Gema 165.


''Sungguh beruntung kami bisa melakukan FGD kepada Pengurus Gema 165 yang kebetulan sedang mengadakan Rakernas jadi perwakilannya se-Indonesia hadir dan ikut memberikan masukan , sekaligus kami bisa berbagi informasi tentang bahayanya narkoba dan cara pencegahannya," ujar Gun Gun .

Sementara Ketua Umum GANN, M.Fariza .Y Irawady, yang juga menjadi nara sumber dalam FGD itu menegaskan bahwa  jaringan pengedar narkoba barus diimbangi dengan jaringan masyarakat yang jauh lebih besar untuk melakukan pencegahannya .

"Forum Komunikasi ESQ 165 sudah melakukan MOU dengan BNN dan kegiatan FGD ini merupakan wujud awal kegiatan nyatanya," ujar Fariza.

Gema 165  merupakan bagian dari Forum Komunikasi Alumni ESQ 165 yang saat ini tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 1,4 juta. Forum Komunikasi ini merupakan komponen masyarakat yang luar biasa untuk bersinergi melakukan pencegahan bahaya narkoba.

"Itulah mengapa GANN menyambut baik sinergi ini, kami ingin gerakan pencegahan bahaya narkoba ini menjadi gerakan rakyat bersama," demikian Fariza. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya