Berita

Prabowo dan Jokowi Harus Sabar Tunggu Rapimnas Golkar

KAMIS, 15 MEI 2014 | 21:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Partai Golkar ibarat gadis cantik bagi Prabowo dan Jokowi. Sebab siapapun yang didukung Golkar, menyusul posisi Aburizal Bakrie yang deadlock, bisa menang satu putaran.

"PDI Perjuangan atau Gerindra harus bersabar menunggu jawaban partai berlambang pohon beringin itu. Kesepakatan koalisi tak bisa ditentukan oleh Ical sendiri melainkan keputusan Rapimnas," kata pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara, Ahmad Taufan Damanik, saat dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Dia pun mengingatkan agar parpol yang diajak komunikasi oleh ARB tidak jumawa lebih dulu. Sebab bangunan koalisi tetap ditentukan oleh Rapimnas.

"Jangan ge er dulu parpol yang diajak komunikas oleh Ical karena mereka bagamanapun akan mengikuti hasil Rapimnas lebih dulu. Ya mau tak mau mereka harus sabar nunggu hasil Rapimnas," jelas dia.

Dia menjelaskan, kunci agar Golkar mau berkoalisi adalah mengerti dengan pragmatisme yang diinginkan partai berlambang pohon beringin itu.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, menyarankan agar Golkar segera menggelar Rapimnas lebih awal agar tradisi berada dalam kekuasaan tidak tertutup. Emrus juga sependapat agar parpol lain yang ingin mengajak berkoalisi harus sabar menunggu hasil Rapimnas.

Saat ini internal Golkar dikabarkan tengah menggodok enam kader potensial untuk diusung sebagai Cawapres, antara lain, Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Luhut Panjaitan, Ginandjar Kartasasmita, Priyo Budi Santoso, dan Agung Laksono. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya