Berita

Dunia

BREAKING NEWS!

Kapten Lee Diancam Hukuman Mati!

KAMIS, 15 MEI 2014 | 14:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kapten Ferri Sewol Lee Joon-seokyang karam dalam perjalanan dari Incheon menuju Pulau Jeju di Korea Selatan dituntut dengan pasal pembunuhan.

Tuntutan dibacakan Ketua JPU Yang Joon-jin hari ini (Kamis, 15/5) di Seoul.

Kapten Lee dan tiga bawahannya yang bertanggung jawab dalam peristiwa itu bisa dijatuhi hukuman mati bila terbukti bersalah.


Kantor JPU juga mengatakan, sebesal kru Sewol lainnya didakwa lalai dan mengabaikan peraturan keselamatan pelayaran.

Feri Sewol karam pada tanggal 16 April, pagi hari. Sebanyak 281 penumpang yang kebanyakan anak-anak remaja tewas dalam kecelakaan itu. Sementara 23 lainnya masih dinyatakan hilang.

Beberapa hari setelah kecelakaan itu Kapten Lee berusaha mengelak dari tanggungjawab. Dia mengatakan, evakuasi penumpang tidak dilakukan karena belum ada kapal penyelamat yang datang, sementara arus dan gelombang laut begitu kuat.

Namun belakangan, tim evakuasi merilis rekaman ketika sang Kapten dievakuasi dari kapal. Ia mengenakan celana dalam boxer dan t-shirt warna hitam. Cuaca terlihat begitu cerah dan gelombang laut pun nyaris tak ada. Faktanya lagi, Kapten Lee termasuk dalam kelompok pertama yang dievakuasi.

Ketika feri Sewol mengalami kecelakaan akibat manuver kapal yang drastis, Kapten Lee tidak berada di anjungan. Ia sedang berada di dalam kamarnya dan berkomunikasi dengan pasukan penyelamat dari dalam kamar itu. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya