Berita

jokowi/net

Mungkinkah Jokowi Bisa Melakukan Revolusi Mental?

KAMIS, 15 MEI 2014 | 10:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hari Waisak merupakan hari paling penting bagi umat Budha. Sebab pada Hari Waisak, yang jatuh pada hari ini (Kamis, 15/5), ada tiga peristiwa penting menyangkut Pangeran Siddharta.

Pertama, adalah kelahiran Sang Pangeran pada 623 SM. Kedua, pencapaian penerangan agung Sang Pangeran pada usia 35 tahun dan menjadi Buddha, setelah melalui revolusi mental paling monumental di bawah pohon Bodi pada 588 SM. Ketiga, Sang Buddha Gautama parinibbana atau wafat pada usia 80 tahun.
 
Hari ini (15/5), lebih dari 2500 tahun setelah Siddharta sukses besar melakukan revolusi mental individual yang sensasional, bangsa Indonesia disebutkan membutuhkan Revolusi Mental. Adalah capres Joko Widodo yang mengatakan bahwa Indonesia harus melakukan Revolusi Mental.


Tekad Jokowi ini membuat sementara kalangan masih penasaran. Karena itulah Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Masaard, hari ini, menggelar diskusi untuk membahas hal tersebut.

Misalnya, apabila Joko Widodo kelak terpilih jadi Presiden RI, akankah dia benar-benar melakukan revolusi mental itu? Mungkinkah Jokowi melakukan revolusi mental itu bila wakil dan jajaran kabinetnya orang-orang yang mentalnya sudah rusak digerogoti virus kekuasaan dan korupsi yang ganas?

Dan masih banyak pertanyaan lain. Pertanyaan ini akan dijawab oleh psikolog politik Hamdi Muluk, pengamat politik R Siti Zuhro dan pakar tatengara Margarito Kamis. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya