Berita

joko widodo/net

Pemerintahan Jokowi Efektif Bila Wapresnya Bukan dari Partai

KAMIS, 15 MEI 2014 | 08:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk memperkuat sistem presidensial dan efektifitas jalannya pemerintahan ke depan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diharapkan memilih calon wakil presiden dari kalangan non-partai.

"Sebab harmonisasi dan efektifitas kebijakan hanya akan terwujud bila kepentingan kelompok bisa diminimalisir," kata Koordinator Nasional PDI Perjuangan Projo, Budi Arie Setiadi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 15/5).

Berdasarkan pengalaman sejak reformasi 1998, kata Budi, pasangan presiden dan wapres merupakan pesaing politik; Gus Dur-Mega (PKB-PDIP), Mega-Hamzah (PDI P-PPP) dan SBY-JK (Demokrat- Golkar). Pasangan ini pun pada akhir jabatannya saling bersaing. Dan hanya di era 2009 SBY-Budiono, yang tidak ada persaingan politik politik di antara keduanya.


Projo, ungkap Budi, mendukung pernyataan Megawati agar mewaspadai perilaku partai politik tertentu yang ingin menyalip di tikungan menjelang penentuan wapres untuk Jokowi. Dan publik sudah tahu pihak mana  yang dimaksud Megawati.

Masih kata Budi, Projo pun yakin Megawati dan Jokowi akan menentukan yang terbaik dan bijaksana demi  kepentingan bangsa dan negara. Sebab Pilpers 2014 adalah momentum strategis terwujudnya regenerasi kepemimpinan nasional.

"Saatnya angkatan baru menjadi pandu bagi ibu pertiwi," pungkas mantan aktivis UI 98 ini. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya