Berita

ilustrasi/net

Indonesia Tingkatkan Bisnis Kelautan Lewat World Ocean Bussines Forum

RABU, 14 MEI 2014 | 11:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Indonesia yang menjadi salah satu negara di kawasan segitiga terumbu karang atau coral triangle harus mampu memanfaatkan dan mengelola sumber daya kelautan melalui prinsip pendekatan investasi berbasis blue economy.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Saut P. Hutagalung dalam acara pembukaan World Ocean Bussines Forum (WOBF) di Manado (Rabu, 14/5).

"Penyelenggaraan forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan bisnis bidang kelautan dan perikanan tentunya bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta mendukung upaya peningkatan ekonomi, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat," jelas Saut.


Forum tersebut, sambungnya, dihadiri oleh sekitar 250 peserta dari 25 negara. Para peserta tersebut datang dari sejumlah unsur, baik pemerintah, organisasi regional, internasional, NGO, pelaku bisnis, ilmuan, dan akademisi.

Selain itu, negara pesera WOFB sendiri terdiri dari Argentina, Amerika Serikat, Australia, Brazil, Belanda, China, Finlandia, Gambia, Inggris, Irak, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Mauritius, Nigeria, Norwegia, Pakistan, Perancis, Filipina, Seychelles, Thailand, Uganda dan Vietnam.

"Sedangkan peserta dari dalam negeri terdiri dari pelaku usaha perikanan, rumput laut, pelaku pariwisata, lembaga riset, perguruan tinggi, NGO, Dinas Kelautan dan perikanan serta instansi pemerintah daerah," tandasnya. [ysa]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya